Wamenekraf: Kolaborasi lintas sektor dorong pertumbuhan ekonomi
Wamenekraf: Kolaborasi lintas sektor dorong pertumbuhan ekonomi

Wamenekraf: Kolaborasi lintas sektor dorong pertumbuhan ekonomi

LintasWarganet.com – 22 Juni 2026 | Wakil Menteri Ekonomi Kreatif, Irene Umar, menegaskan bahwa sinergi antar sektor menjadi kunci utama dalam mempercepat pertumbuhan ekonomi kreatif Indonesia. Menurutnya, integrasi antara industri kreatif dengan sektor tradisional seperti manufaktur, pariwisata, dan teknologi informasi dapat menciptakan nilai tambah yang signifikan.

Irene Umar menambahkan bahwa pemerintah tengah menggalakkan program-program yang memfasilitasi pertukaran pengetahuan, sumber daya, dan jaringan antara pelaku usaha kreatif dan non‑kreatif. Program tersebut mencakup inkubator bisnis, pendanaan bersama, serta pelatihan lintas disiplin.

Beberapa contoh kolaborasi yang sudah berjalan meliputi:

  • Kerjasama antara desainer mode lokal dengan produsen tekstil tradisional untuk mengembangkan koleksi yang menggabungkan motif budaya Indonesia.
  • Pembentukan studio produksi film yang melibatkan perusahaan teknologi dalam penyediaan solusi visual effects berbasis AI.
  • Pengembangan konten digital edukatif yang melibatkan universitas, startup edtech, dan kreator konten multimedia.

Data dari Kementerian Ekonomi Kreatif menunjukkan bahwa sektor kreatif menyumbang sekitar 7,44% dari PDB nasional pada tahun lalu, dengan pertumbuhan tahunan sebesar 12,2%. Pemerintah menargetkan peningkatan kontribusi ini menjadi 10% pada akhir dekade mendatang melalui strategi kolaboratif.

Selain itu, kebijakan fiskal seperti insentif pajak bagi perusahaan yang berinvestasi dalam proyek kreatif lintas sektor diharapkan dapat menarik lebih banyak investasi domestik maupun asing. Irene Umar menegaskan bahwa lingkungan regulasi yang kondusif akan memperkuat daya saing industri kreatif Indonesia di pasar global.

Dengan mengoptimalkan potensi kolaborasi, pemerintah berharap dapat menciptakan lapangan kerja baru, meningkatkan pendapatan masyarakat, dan memperluas eksposur budaya Indonesia di kancah internasional.