ULM Gandeng Kanada Perkuat Pembelajaran Pemrograman Robotika

LintasWarganet.com – 10 Mei 2026 | Universitas Lambung Mangkurat (ULM) baru-baru ini menandatangani kesepakatan kerja sama dengan Pueblo Science, sebuah organisasi nirlaba internasional yang berbasis di Kanada. Tujuan utama kolaborasi ini adalah meningkatkan kualitas pembelajaran pemrograman robotika bagi mahasiswa dan siswa di Kalimantan Selatan.

Melalui program ini, ULM akan memperoleh akses ke kurikulum berbasis proyek yang dirancang oleh tim ahli Pueblo Science. Materi pembelajaran mencakup dasar‑dasar pemrograman, perancangan rangkaian elektronik, serta integrasi sensor dan aktuator pada platform robotik.

Fitur utama program

  • Penyediaan modul pembelajaran daring dan tatap muka yang terstruktur.
  • Workshop intensif dengan mentor internasional selama tiga hari.
  • Penyediaan kit robotik lengkap untuk laboratorium kampus.
  • Pengembangan kompetisi robotika tingkat regional untuk menguji kemampuan peserta.

Program ini direncanakan berjalan selama dua tahun, dimulai pada kuartal pertama 2024. Selama periode tersebut, sebanyak 200 mahasiswa teknik dan pendidikan diharapkan dapat mengikuti pelatihan secara langsung, sementara lebih dari 1.000 pelajar SMA/SMK akan memanfaatkan modul daring.

Selain meningkatkan kemampuan teknis, kerja sama ini juga menekankan pada pengembangan soft skill seperti kerja tim, pemecahan masalah, dan kreativitas. Pihak ULM menilai bahwa penguatan kompetensi robotika akan mendukung agenda nasional dalam memperkuat sumber daya manusia berbasis STEM (Science, Technology, Engineering, Mathematics).

Rektor ULM, Dr. H. Yusri Siregar, menyatakan, “Kerjasama dengan Pueblo Science bukan sekadar transfer teknologi, melainkan investasi jangka panjang untuk mencetak generasi yang siap bersaing di era digital.” Sementara itu, perwakilan Pueblo Science menekankan pentingnya kolaborasi lintas negara dalam menciptakan ekosistem pendidikan yang inklusif dan berkelanjutan.

Dengan dukungan dana hibah dari pemerintah Kanada serta kontribusi fasilitas kampus, diharapkan program ini dapat menjadi model bagi institusi pendidikan lain di Indonesia untuk mengadopsi pendekatan serupa dalam bidang robotika dan pemrograman.