Strategi Pelaku Ekraf Menghadapi Kondisi Ekonomi Global
Strategi Pelaku Ekraf Menghadapi Kondisi Ekonomi Global

Strategi Pelaku Ekraf Menghadapi Kondisi Ekonomi Global

LintasWarganet.com – 09 Juni 2026 | Pengamat ekonomi dari Indonesia Strategic and Economic Action Institution (ISEAI), Ronny P. Sasmita, menyoroti tantangan yang dihadapi pelaku ekonomi kreatif (ekraf) di tengah gejolak ekonomi global. Menurutnya, sektor kreatif harus mengadopsi pendekatan yang adaptif dan inovatif untuk tetap kompetitif.

Beberapa strategi kunci yang diusulkan meliputi:

  • Diversifikasi pasar: Mengurangi ketergantungan pada satu pasar utama dengan menembus pasar regional dan internasional melalui platform digital.
  • Transformasi digital: Memanfaatkan e‑commerce, media sosial, dan teknologi blockchain untuk memperluas jangkauan produk serta meningkatkan transparansi rantai pasok.
  • Efisiensi biaya operasional: Mengoptimalkan proses produksi, mengadopsi model bisnis berbasis layanan (service‑based), serta memanfaatkan sumber daya bersama (shared resources) untuk menurunkan beban biaya.
  • Kolaborasi lintas sektor: Membentuk kemitraan dengan industri manufaktur, pariwisata, dan pendidikan untuk menciptakan produk hibrida yang lebih menarik bagi konsumen.
  • Peningkatan kapasitas sumber daya manusia: Menyelenggarakan pelatihan keterampilan digital, desain produk, dan manajemen keuangan bagi pelaku UMKM kreatif.
  • Memanfaatkan dukungan kebijakan: Mengoptimalkan program pemerintah seperti kredit mikro, insentif pajak, dan pendanaan inovasi untuk memperkuat fondasi bisnis.

Ronny menekankan bahwa keberhasilan strategi ini tidak hanya bergantung pada inisiatif individu, melainkan juga pada sinergi antara pemerintah, lembaga keuangan, dan ekosistem inovasi. Dengan mengintegrasikan teknologi dan memperluas jaringan pasar, pelaku ekraf dapat meningkatkan daya tahan terhadap fluktuasi ekonomi global serta membuka peluang pertumbuhan jangka panjang.