Sekolah Rakyat Serap 59.541 Tenaga Kerja, Pembangunan Tahap II Dijadwalkan Selesai Juni 2026
Sekolah Rakyat Serap 59.541 Tenaga Kerja, Pembangunan Tahap II Dijadwalkan Selesai Juni 2026

Sekolah Rakyat Serap 59.541 Tenaga Kerja, Pembangunan Tahap II Dijadwalkan Selesai Juni 2026

LintasWarganet.com – 16 Mei 2026 | Program Sekolah Rakyat yang dicanangkan pemerintah Indonesia terus memperluas jangkauannya. Hingga kini, total tenaga kerja yang terlibat dalam pembangunan fasilitas pendidikan mencapai 59.541 orang, mencakup pekerja konstruksi, teknisi, tenaga administratif, dan tenaga pendukung lainnya.

Penyerapan tenaga kerja ini tersebar di lebih dari seratus lokasi strategis, termasuk daerah‑daerah dengan kebutuhan pendidikan yang masih terbatas. Pemerintah menargetkan selesainya tahap II proyek Sekolah Rakyat pada Juni 2026, dengan total 104 titik pembangunan yang mencakup wilayah Sumatera, Jawa, Kalimantan, Sulawesi, dan Papua.

Berikut adalah gambaran distribusi tenaga kerja menurut wilayah:

Provinsi Jumlah Tenaga Kerja
Jawa Barat 12.340
Jawa Tengah 9.210
Jawa Timur 10.125
Sumatera Utara 5.870
Kalimantan Selatan 4.530
Sulawesi Selatan 3.820
Papua 2.946

Dengan melibatkan lebih dari lima puluh ribu pekerja, proyek ini tidak hanya mempercepat penyediaan fasilitas belajar yang modern dan ramah lingkungan, tetapi juga memberikan stimulus signifikan terhadap perekonomian lokal. Pendapatan yang dihasilkan dari kontrak kerja, pembelian material, dan layanan pendukung diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan keluarga di sekitar lokasi proyek.

Pemerintah menegaskan bahwa Sekolah Rakyat tidak hanya menjadi sarana pendidikan, melainkan juga platform pengembangan sumber daya manusia. Selama fase konstruksi, program pelatihan keterampilan bagi pekerja lokal diselenggarakan secara bersamaan, sehingga mereka memperoleh keahlian yang dapat dipertahankan setelah proyek selesai.

Meski demikian, tantangan seperti koordinasi antar‑instansi, ketersediaan bahan bangunan di daerah terpencil, dan pemeliharaan kualitas konstruksi tetap menjadi fokus utama. Pengawasan ketat serta audit berkala dijadwalkan untuk memastikan setiap titik pembangunan memenuhi standar keamanan dan keberlanjutan.

Jika target selesai tepat waktu tercapai, Sekolah Rakyat diproyeksikan akan menambah ratusan ruang kelas baru, laboratorium, dan fasilitas pendukung lainnya, memperluas akses pendidikan bagi jutaan anak Indonesia.