Sekolah Rakyat Jangkau Anak Jalanan untuk Akses Pendidikan

LintasWarganet.com – 23 April 2026 | JAKARTAMenteri Sosial Saifullah Yusuf menegaskan komitmen pemerintah untuk memperluas akses pendidikan bagi anak jalanan melalui program Sekolah Rakyat. Program ini dirancang sebagai upaya strategis dalam mengatasi kesenjangan pendidikan di kalangan anak-anak yang hidup di pinggir jalan.

  • Lokasi kelas mobile: Bus dan van yang dilengkapi fasilitas belajar dibawa ke titik-titik strategis dimana anak jalanan berkumpul.
  • Kurikulum adaptif: Materi pelajaran dasar (bahasa Indonesia, matematika, dan ilmu pengetahuan) dipadukan dengan pelatihan keterampilan praktis seperti menjahit, memasak, dan teknologi informasi.
  • Pendampingan psikososial: Tim konselor dan pekerja sosial memberikan dukungan emosional serta membantu proses reintegrasi ke sekolah formal bila memungkinkan.

Berikut perkiraan anggaran dan sasaran program selama tiga tahun pertama:

Tahun Jumlah Anak yang Dibantu Anggaran (dalam miliar Rupiah)
2024 5.000 15
2025 8.000 22
2026 12.000 30

Penerapan program ini melibatkan kerja sama lintas sektoral antara Kementerian Sosial, Dinas Pendidikan daerah, serta organisasi non‑pemerintah yang berpengalaman dalam penanganan anak jalanan. Menteri Saifullah menambahkan bahwa keberhasilan program akan diukur melalui peningkatan tingkat partisipasi belajar, penurunan angka putus sekolah, serta peningkatan kesejahteraan sosial anak-anak yang terlibat.

Dengan langkah ini, pemerintah berharap dapat memberikan kesempatan pendidikan yang setara bagi semua anak Indonesia, tanpa memandang latar belakang ekonomi atau kondisi tempat tinggal mereka.