Satelit Nusantara Lima Resmi Beroperasi, Percepat Pemerataan Internet di Indonesia

LintasWarganet.com – 12 Mei 2026 | Satelit komunikasi Nusantara Lima yang diluncurkan pada akhir 2023 kini telah resmi beroperasi dan mulai memberikan layanan broadband ke seluruh wilayah Indonesia, termasuk daerah terpencil.

Satelit ini merupakan satelit ke‑lima dalam rangkaian program Satelit Nusantara yang dikelola Badan Antariksa Nasional (LAPAN) bekerja sama dengan PT Telekomunikasi Indonesia (Telkom). Dengan kapasitas transponder yang lebih tinggi dan teknologi spot‑beam, Nusantara Lima dapat melayani hingga 1,5 juta rumah tangga dengan kecepatan internet hingga 25 Mbps.

Berikut beberapa poin penting terkait operasional satelit ini:

  • Frekuensi Ku‑band dan Ka‑band yang memungkinkan layanan broadband stabil di wilayah perkotaan maupun pedesaan.
  • Area cakupan meliputi 81 provinsi, termasuk wilayah kepulauan kecil seperti Papua dan Maluku.
  • Target penyediaan layanan internet gratis atau bersubsidi bagi sekolah, rumah sakit, dan institusi publik di daerah kurang terlayani.
  • Pengurangan ketergantungan pada jaringan kabel optik yang sulit dijangkau.

Pemerintah menargetkan peningkatan penetrasi internet nasional dari 70 % menjadi 95 % pada tahun 2030, dan satelit ini diharapkan menjadi salah satu pendorong utama pencapaian tersebut. Selain itu, layanan satelit dapat mendukung program transformasi digital, e‑government, serta memperluas akses pendidikan daring.

Implementasi layanan akan dimulai secara bertahap, dimulai dari wilayah yang paling membutuhkan konektivitas, seperti daerah pedalaman Papua, Nusa Tenggara, dan kepulauan Maluku. Telkom selaku operator utama akan bekerja sama dengan provider lokal untuk menyalurkan paket internet dengan harga terjangkau.

Dengan keberhasilan operasional Satelit Nusantara Lima, Indonesia memperkuat kedaulatan ruang angkasa serta mempercepat pemerataan digital, membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat di seluruh pelosok negeri.