Saham Basic Materials dan Energi Picu Pelemahan IHSG, Ditutup di Level 6.094,94
Saham Basic Materials dan Energi Picu Pelemahan IHSG, Ditutup di Level 6.094,94

Saham Basic Materials dan Energi Picu Pelemahan IHSG, Ditutup di Level 6.094,94

LintasWarganet.com – 21 Mei 2026 | Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berakhir melemah pada level 6.094,94, menurun 223,56 poin atau 3,54 % dibandingkan penutupan sebelumnya. Penurunan ini didorong oleh tekanan jual pada sektor material dasar dan energi, yang menjadi penyumbang utama penurunan pasar hari ini.

Sektor material dasar, yang meliputi perusahaan pertambangan dan produsen bahan baku, tertekan karena harga komoditas internasional yang mengalami volatilitas serta kekhawatiran atas permintaan global yang melambat. Di sisi lain, sektor energi terdampak oleh penurunan harga minyak dunia serta sentimen negatif terkait kebijakan energi di beberapa negara produsen.

Berikut beberapa saham unggulan dalam kelompok material dasar dan energi yang mencatat penurunan paling signifikan:

  • PT Bumi Resources Tbk (BUMI)
  • PT Adaro Energy Tbk (ADRO)
  • PT Vale Indonesia Tbk (INCO)
  • PT Bukit Asam Tbk (PTBA)
  • PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC)

Selain penurunan di sektor utama, indeks LQ45 yang terdiri dari 45 saham likuid terhitung turun 14,28 poin atau 2,26 % menjadi 616,40. Hal ini mencerminkan penurunan yang lebih luas pada saham-saham berkapitalisasi besar.

Indeks Perubahan (poin) Persentase
IHSG -223,56 -3,54 %
LQ45 -14,28 -2,26 %

Para analis pasar memperkirakan bahwa pergerakan selanjutnya akan dipengaruhi oleh data ekonomi regional, kebijakan moneter Bank Indonesia, serta perkembangan harga komoditas internasional. Investor disarankan untuk tetap memantau indikator makroekonomi serta laporan keuangan perusahaan sebelum mengambil keputusan investasi.