RUPST WIKA Tetapkan Jajaran Baru Direksi dan Komisaris, Ketut Pasek Jadi Dirut
RUPST WIKA Tetapkan Jajaran Baru Direksi dan Komisaris, Ketut Pasek Jadi Dirut

RUPST WIKA Tetapkan Jajaran Baru Direksi dan Komisaris, Ketut Pasek Jadi Dirut

LintasWarganet.com – 13 Mei 2026 | Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (WIKA) yang diselenggarakan pada akhir April 2024 menghasilkan keputusan penting terkait restrukturisasi jajaran kepemimpinan perusahaan. Dewan Komisaris dan Direksi lama digantikan dengan susunan baru yang diharapkan dapat mempercepat transformasi bisnis WIKA serta meningkatkan kinerja keuangan.

Berikut susunan lengkap jajaran Direksi dan Komisaris hasil RUPST:

Jabatan Nama
Direktur Utama Ketut Pasek
Direktur Keuangan Rina Sari
Direktur Operasional Adi Prasetyo
Direktur Bisnis Sri Lestari
Komisaris Utama Jusuf Kalla
Komisaris Independen 1 Dr. Hendra Wijaya
Komisaris Independen 2 Maria Tan

Ketut Pasek, sebelumnya menjabat sebagai Direktur Operasional, resmi dilantik sebagai Direktur Utama mulai 1 Mei 2024. Ia memiliki pengalaman lebih dari 20 tahun di sektor konstruksi dan infrastruktur, termasuk memimpin proyek-proyek strategis pemerintah. Pengangkatan Pasek diharapkan membawa sinergi antara operasi lapangan dan kebijakan korporat.

Selain pergantian pimpinan, RUPST juga membahas dan menyetujui kontrak kerja baru untuk para eksekutif, termasuk skema insentif berbasis kinerja yang berfokus pada peningkatan profitabilitas dan pencapaian target transformasi digital. Laporan keuangan interim tahun 2024 menampilkan pertumbuhan pendapatan sebesar 8% YoY, didorong oleh proyek-proyek infrastruktur di sektor energi terbarukan dan pembangunan kota pintar.

Strategi transformasi bisnis WIKA yang baru menekankan tiga pilar utama:

  • Peningkatan efisiensi operasional melalui digitalisasi proses proyek.
  • Diversifikasi portofolio ke sektor energi bersih, transportasi, dan infrastruktur digital.
  • Penguatan tata kelola perusahaan dengan fokus pada transparansi dan akuntabilitas.

Dengan jajaran kepemimpinan yang diperbarui, WIKA menargetkan peningkatan laba bersih hingga 12% pada akhir 2025 serta ekspansi ke pasar internasional, khususnya di Asia Tenggara. Para pemegang saham menyambut baik langkah ini sebagai upaya memperkuat posisi perusahaan dalam persaingan industri konstruksi yang semakin dinamis.