Rupiah Melemah, Nilai Tukar ke Dolar Tembus Rp 17.855 pada 2 Juni 2026
Rupiah Melemah, Nilai Tukar ke Dolar Tembus Rp 17.855 pada 2 Juni 2026

Rupiah Melemah, Nilai Tukar ke Dolar Tembus Rp 17.855 pada 2 Juni 2026

LintasWarganet.com – 02 Juni 2026 | Hari Selasa, 2 Juni 2026, nilai tukar Rupiah terhadap Dolar Amerika Serikat berada di level sekitar Rp 17.855 per USD, menandakan pelemahan lanjutan dibandingkan minggu sebelumnya.

Kurs USD/IDR mengalami fluktuasi intensif sejak awal bulan, dipengaruhi oleh beberapa faktor makroekonomi. Berikut rangkuman faktor utama yang berkontribusi pada pergerakan nilai tukar:

  • Defisit neraca perdagangan yang masih berada di atas target, menambah tekanan pada pasokan devisa.
  • Kebijakan moneter Bank Indonesia yang tetap mempertahankan suku bunga pada level tinggi untuk menahan inflasi, namun belum cukup menguatkan Rupiah.
  • Sentimen pasar global yang cenderung risk‑off, menyebabkan investor mengalihkan dana ke aset safe‑haven seperti dolar.

Dampak langsung di pasar Jakarta terlihat pada beberapa sektor:

Bidang Implikasi
Impor Biaya barang impor naik, terutama komoditas elektronik dan bahan baku industri.
Ekspor Produk ekspor menjadi lebih kompetitif secara harga, namun margin keuntungan tetap tertekan oleh biaya produksi lokal.
Harga Konsumen Kenaikan harga barang impor berpotensi menambah tekanan inflasi rumah tangga.
Investasi Investor asing cenderung menuntut imbal hasil yang lebih tinggi, menambah volatilitas pasar saham.

Pengamat pasar memperkirakan bahwa jika defisit perdagangan tidak segera berkurang dan kebijakan suku bunga tidak mengalami penyesuaian, nilai tukar Rupiah dapat terus berada di kisaran Rp 17.800‑Rp 18.200 per dolar dalam beberapa minggu ke depan.