Rupiah Diprediksi Melemah di Kisaran Rp 17.980‑Rp 18.030 per Dolar AS
Rupiah Diprediksi Melemah di Kisaran Rp 17.980‑Rp 18.030 per Dolar AS

Rupiah Diprediksi Melemah di Kisaran Rp 17.980‑Rp 18.030 per Dolar AS

LintasWarganet.com – 12 Juni 2026 | Bank Indonesia memperkirakan nilai tukar rupiah akan berada pada kisaran Rp 17.980 hingga Rp 18.030 per dolar Amerika Serikat pada sesi perdagangan hari ini. Prediksi tersebut muncul di tengah ketegangan geopolitik di Timur Tengah dan data inflasi Amerika Serikat yang menunjukkan tekanan naik.

Berikut beberapa faktor utama yang memengaruhi pergerakan rupiah:

  • Konflik Timur Tengah: Eskalasi militer di kawasan tersebut meningkatkan permintaan safe‑haven seperti dolar AS, yang secara otomatis menurunkan nilai tukar mata uang emerging market termasuk rupiah.
  • Kenaikan Inflasi AS: Data CPI terbaru mengindikasikan tekanan inflasi yang lebih tinggi dari perkiraan, mendorong Federal Reserve untuk mempertimbangkan kebijakan moneter yang lebih ketat.
  • Aliran Modal Asing: Sentimen negatif terhadap risiko geopolitik dan kebijakan moneter AS memicu aliran keluar modal dari pasar negara berkembang.

Analisis pasar memperkirakan bahwa jika tekanan tersebut berlanjut, rupiah dapat menembus batas atas perkiraan, mendekati Rp 18.030 per dolar. Sebaliknya, perbaikan situasi geopolitik atau data inflasi yang lebih moderat dapat menahan pelemahan lebih lanjut.

Bank Indonesia menegaskan kesiapan intervensi pasar valuta asing bila diperlukan untuk menjaga stabilitas nilai tukar dan menghindari volatilitas berlebih.