Purna Tugas Bukan Akhir Produktivitas: Pensiunan ASN Bangun Usaha Kolam Ikan di Desa Banyumas
Purna Tugas Bukan Akhir Produktivitas: Pensiunan ASN Bangun Usaha Kolam Ikan di Desa Banyumas

Purna Tugas Bukan Akhir Produktivitas: Pensiunan ASN Bangun Usaha Kolam Ikan di Desa Banyumas

LintasWarganet.com – 22 Mei 2026 | Pensiunan ASN berusia 63 tahun di Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, memilih tidak berhenti beraktivitas setelah mengakhiri kariernya di pemerintahan. Alih-alih menikmati pensiun yang pasif, ia memulai dua usaha sekaligus: sebuah kolam ikan lele dan sebuah toko kelontong yang melayani warga sekitar.

Setelah resmi pensiun pada awal tahun 2022, ia memanfaatkan lahan seluas sekitar 1.200 meter persegi milik keluarganya untuk dibangun kolam ikan. Dengan modal awal yang terbatas, ia menggali lubang, memasang sistem sirkulasi air, dan menyiapkan bibit ikan lele dari peternak lokal. Selama enam bulan pertama, produksi masih kecil, namun secara bertahap jumlah ikan yang dipanen meningkat hingga mencapai 2.500 ekor per siklus.

Sebagai pelengkap, ia membuka toko kelontong di tepi jalan utama desa. Toko tersebut menyediakan kebutuhan pokok seperti beras, gula, minyak goreng, serta kebutuhan harian lainnya. Dengan harga bersaing dan pelayanan ramah, toko cepat menjadi pilihan utama warga.

  • Modal awal usaha kolam ikan: Rp 15 juta (biaya penggalian, pompa, dan bibit).
  • Modal awal toko kelontong: Rp 10 juta (sewa tempat, rak, dan persediaan awal).
  • Pendapatan bulanan rata-rata kolam ikan: Rp 8-10 juta.
  • Pendapatan bulanan rata-rata toko kelontong: Rp 5-7 juta.

Keberhasilan usaha ini tidak lepas dari kebiasaan disiplin yang terbentuk selama masa kerja sebagai ASN. Jadwal kerja yang teratur, pencatatan keuangan yang rapi, serta kemampuan berkomunikasi dengan pihak pemasok menjadi nilai tambah utama.

Selain meningkatkan kesejahteraan pribadi, usaha tersebut memberikan dampak positif bagi ekonomi desa. Tenaga kerja tambahan berupa tiga orang warga dimanfaatkan untuk membantu pengelolaan kolam dan pengadaan barang di toko. Pendapatan tambahan ini membantu meningkatkan daya beli masyarakat setempat.

Ia juga menyampaikan pesan penting kepada rekan-rekan pensiunan: “Masa pensiun bukan berarti berhenti berkarya. Manfaatkan pengalaman dan jaringan yang telah dibangun selama ini untuk menciptakan peluang baru.”

Dengan semangat kewirausahaan yang tinggi, pensiunan ini membuktikan bahwa purna tugas bukan akhir produktivitas, melainkan bab baru yang penuh potensi.