Prabowo Bawa Oleh-oleh Investasi Rp173 Triliun dari Korea Selatan
Prabowo Bawa Oleh-oleh Investasi Rp173 Triliun dari Korea Selatan

Prabowo Bawa Oleh-oleh Investasi Rp173 Triliun dari Korea Selatan

LintasWarganet.com – 02 April 2026 | Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, baru-baru ini menyelesaikan kunjungan kenegaraan ke Korea Selatan yang menghasilkan kesepakatan investasi senilai sekitar Rp173 triliun. Kunjungan tersebut bertujuan memperkuat hubungan ekonomi bilateral dan membuka peluang baru bagi sektor industri Indonesia.

Berbagai delegasi bisnis Indonesia, termasuk perwakilan kementerian dan asosiasi industri, berpartisipasi dalam pertemuan dengan pejabat pemerintah serta pengusaha Korea Selatan. Kesepakatan yang diraih mencakup investasi di beberapa bidang strategis, antara lain:

  • Manufaktur otomotif: Pembangunan pabrik perakitan kendaraan listrik dan suku cadang di wilayah Jawa Barat.
  • Teknologi informasi dan komunikasi (TIK): Pendanaan untuk pusat riset dan pengembangan (R&D) serta layanan cloud computing.
  • Energi terbarukan: Proyek pembangkit listrik tenaga surya dan tenaga angin di daerah kepulauan.
  • Infrastruktur transportasi: Kerjasama dalam pembangunan jalur kereta cepat dan pelabuhan logistik.
  • Produk pertanian dan agroindustri: Investasi pada pengolahan hasil pertanian, khususnya kedelai dan padi.

Secara keseluruhan, investasi tersebut diperkirakan akan menciptakan ribuan lapangan kerja langsung maupun tidak langsung, serta meningkatkan nilai tambah produk domestik. Pemerintah Indonesia menargetkan bahwa aliran dana ini dapat mempercepat proses industrialisasi dan membantu mencapai target pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 5,5% pada tahun mendatang.

Selain sektor ekonomi, kunjungan Prabowo juga menekankan pentingnya kerja sama dalam bidang pendidikan dan pelatihan tenaga kerja. Kedua negara sepakat untuk meningkatkan program beasiswa, pertukaran mahasiswa, serta pelatihan teknis bagi pekerja Indonesia guna mengoptimalkan penggunaan teknologi canggih yang dibawa oleh investor Korea.

Kesepakatan ini menjadi bagian dari agenda luar negeri Indonesia yang berfokus pada diversifikasi sumber investasi dan memperluas jaringan perdagangan. Dengan dukungan kebijakan pemerintah yang pro-investasi, diharapkan hubungan ekonomi Indonesia‑Korea Selatan akan terus tumbuh dan memberikan manfaat luas bagi kedua negara.