PP Tunas Kembalikan Peran Keluarga sebagai Fondasi Pendidikan Karakter
PP Tunas Kembalikan Peran Keluarga sebagai Fondasi Pendidikan Karakter

PP Tunas Kembalikan Peran Keluarga sebagai Fondasi Pendidikan Karakter

LintasWarganet.com – 30 Maret 2026 | Program Penguatan Pendidikan (PP) Tunas kembali menegaskan peran sentral keluarga dalam membentuk karakter anak. Kebijakan ini diambil setelah diterbitkannya Peraturan Menteri Komunikasi dan Digital Nomor 9 Tahun 2026 yang menekankan kolaborasi antara institusi pendidikan formal dan lingkungan rumah.

Pakar pendidikan Prof. Susanto menilai bahwa regulasi tersebut memberikan landasan hukum yang kuat untuk melibatkan orang tua secara aktif dalam proses pendidikan karakter. Menurutnya, keluarga merupakan agen pertama yang menularkan nilai‑nilai moral, etika, dan kebiasaan positif kepada generasi muda.

Beberapa poin utama yang diangkat dalam PP Tunas antara lain:

  • Penguatan peran orang tua melalui pelatihan dan workshop tentang pendidikan karakter.
  • Penyediaan modul pembelajaran yang dapat diadaptasi di rumah.
  • Evaluasi bersama antara guru dan orang tua untuk memantau perkembangan karakter siswa.

Implementasi kebijakan ini diharapkan dapat menutup kesenjangan antara sekolah dan rumah, sehingga nilai‑nilai karakter yang ditanamkan di sekolah dapat diperkokoh di lingkungan keluarga. Pemerintah juga berencana menyalurkan dana khusus bagi keluarga yang berpenghasilan rendah agar dapat mengakses materi pelatihan secara gratis.

Langkah ini mendapat sambutan positif dari kalangan pendidikan dan organisasi masyarakat. Mereka menilai bahwa dengan menempatkan keluarga sebagai fondasi, proses pembentukan karakter anak akan lebih konsisten, berkelanjutan, dan relevan dengan tantangan zaman.