Polres Pamekasan Luncurkan Motor Pintar untuk Tingkatkan Literasi Anak Desa
Polres Pamekasan Luncurkan Motor Pintar untuk Tingkatkan Literasi Anak Desa

Polres Pamekasan Luncurkan Motor Pintar untuk Tingkatkan Literasi Anak Desa

LintasWarganet.com – 13 April 2026 | Polres Pamekasan, Jawa Timur, meluncurkan inisiatif inovatif bernama Motor Pintar yang bertujuan meningkatkan tingkat literasi di kalangan anak-anak desa. Program ini memanfaatkan motor dinas yang dilengkapi dengan perlengkapan edukatif, termasuk buku bacaan, modul belajar, serta perangkat audio-visual portabel.

Motor Pintar akan berkeliling ke beberapa desa terpencil dalam wilayah Pamekasan, menjangkau sekolah dasar, balai desa, dan tempat berkumpul anak-anak. Tim yang terdiri dari anggota kepolisian, pendidik, dan relawan lokal akan menyelenggarakan sesi membaca bersama, pelatihan menulis, serta permainan edukatif yang dirancang untuk menumbuhkan minat baca.

Berikut adalah komponen utama program Motor Pintar:

  • Perpustakaan bergerak: Motor dilengkapi rak buku berisi koleksi cerita tradisional, buku pelajaran, dan materi ilmiah yang sesuai usia.
  • Modul pembelajaran interaktif: Tablet dan proyektor mini dipasang untuk menayangkan video edukatif serta kuis interaktif.
  • Tim pendamping: Anggota Polres yang terlatih bersama guru setempat memberikan bimbingan langsung kepada anak-anak.
  • Monitoring dan evaluasi: Setiap kunjungan dicatat untuk menilai peningkatan kemampuan membaca dan menulis.

Peluncuran program ini mendapat sambutan positif dari warga desa. Kepala Desa Sumenep, Budi Santoso, menyatakan, “Motor Pintar memberi harapan baru bagi anak‑anak kami yang selama ini sulit mengakses buku dan materi belajar yang berkualitas.” Sementara itu, Kapolres Pamekasan, Kombes Pol. Irwan Hidayat, menegaskan komitmen kepolisian untuk berperan aktif dalam pembangunan sosial, termasuk pendidikan.

Program Motor Pintar direncanakan berjalan selama satu tahun dengan target menjangkau lebih dari 5.000 anak di 20 desa. Evaluasi berkala akan dilakukan untuk menyesuaikan materi dan metode, serta mempertimbangkan penambahan motor kedua jika hasil positif terlihat signifikan.

Inisiatif ini menjadi contoh sinergi antara aparat keamanan dan sektor pendidikan dalam upaya mengatasi kesenjangan literasi di daerah pedesaan, sekaligus memperkuat hubungan positif antara Polri dan masyarakat.