PLN Ungkap Tantangan Pemulihan Listrik di Sumatera, PLTU Masih Perlu 20 Jam untuk Normal
PLN Ungkap Tantangan Pemulihan Listrik di Sumatera, PLTU Masih Perlu 20 Jam untuk Normal

PLN Ungkap Tantangan Pemulihan Listrik di Sumatera, PLTU Masih Perlu 20 Jam untuk Normal

LintasWarganet.com – 23 Mei 2026 | Direktur Utama PT PLN (Persero) mengungkapkan bahwa pemulihan pasokan listrik di wilayah Sumatera masih menghadapi sejumlah tantangan signifikan setelah terjadi gangguan besar-besaran. Menurutnya, pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) yang menjadi tulang punggung suplai listrik di beberapa provinsi masih memerlukan waktu antara 15 hingga 20 jam untuk kembali beroperasi pada kapasitas penuh.

Beberapa faktor utama yang memperlambat proses pemulihan antara lain:

  • Keterbatasan pasokan bahan bakar batu bara akibat gangguan logistik di pelabuhan-pelabuhan utama.
  • Kerusakan pada jaringan transmisi yang memerlukan perbaikan intensif.
  • Kondisi cuaca ekstrem yang menghambat mobilisasi tim perbaikan.
  • Kekurangan tenaga kerja terlatih di lokasi terdampak.

Untuk mengatasi kendala tersebut, PLN telah menyiapkan langkah-langkah strategis, di antaranya meningkatkan koordinasi dengan pihak pelabuhan, mempercepat pengadaan bahan bakar alternatif, serta menambah tim teknisi di lapangan. Selain itu, perusahaan juga melakukan rotasi beban listrik secara sementara untuk mengurangi beban pada PLTU yang belum kembali optimal.

Direktur Utama menegaskan pentingnya kolaborasi antara pemerintah daerah, operator pelabuhan, dan sektor swasta guna mempercepat pemulihan. Ia juga mengingatkan masyarakat untuk menghemat energi selama masa transisi ini.

Dengan upaya terpadu, PLN optimis dapat mengembalikan pasokan listrik ke tingkat normal dalam rentang waktu yang telah ditentukan, sehingga aktivitas ekonomi dan kehidupan sehari-hari di Sumatera dapat kembali stabil.