Pertamina Ungkap Penyebab Kenaikan Harga Pertamax ke Rp 16.250 per Liter
Pertamina Ungkap Penyebab Kenaikan Harga Pertamax ke Rp 16.250 per Liter

Pertamina Ungkap Penyebab Kenaikan Harga Pertamax ke Rp 16.250 per Liter

LintasWarganet.com – 11 Juni 2026 | Jakarta, 11 Juni 2026 – PT Pertamina (Persero) mengumumkan alasan di balik penyesuaian harga bensin Premium Pertamax menjadi Rp 16.250 per liter. Kenaikan ini dipengaruhi oleh kombinasi faktor eksternal dan internal yang memengaruhi biaya produksi dan distribusi BBM.

Faktor utama yang disorot adalah lonjakan harga minyak mentah dunia. Harga Brent dan West Texas Intermediate (WTI) mencatat kenaikan signifikan selama kuartal pertama 2026, dipicu oleh ketegangan geopolitik di wilayah Timur Tengah serta kebijakan produksi OPEC yang lebih ketat.

  • Harga minyak mentah global naik – rata‑rata harga Brent mencapai US$85 per barrel, meningkat sekitar 15 % dibandingkan akhir 2025.
  • Fluktuasi nilai tukar – depresiasi Rupiah terhadap dolar meningkatkan biaya impor minyak.
  • Biaya operasional kilang – peningkatan biaya listrik, bahan baku pelumas, dan pemeliharaan fasilitas mengakibatkan beban tambahan.
  • Pajak dan subsidi – penyesuaian tarif pajak penjualan dan penurunan subsidi pemerintah menambah tekanan pada harga eceran.

Pertamina menegaskan bahwa penyesuaian harga tersebut telah melalui analisis menyeluruh dan disesuaikan dengan kebijakan pemerintah untuk menjaga keseimbangan antara kepentingan konsumen dan keberlangsungan industri energi nasional.

Selain itu, perusahaan berkomitmen untuk meningkatkan efisiensi produksi, mengoptimalkan rantai pasok, dan memperluas penggunaan energi terbarukan guna mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil dalam jangka panjang.