Pertamina Batalkan Hoaks Larangan Pengisian Pertalite untuk Mobil Mulai 1 Juni 2026
Pertamina Batalkan Hoaks Larangan Pengisian Pertalite untuk Mobil Mulai 1 Juni 2026

Pertamina Batalkan Hoaks Larangan Pengisian Pertalite untuk Mobil Mulai 1 Juni 2026

LintasWarganet.com – 23 Mei 2026 | Belakangan ini beredar di media sosial sebuah daftar merek mobil yang konon dilarang mengisi bahan bakar Pertalite mulai tanggal 1 Juni 2026. Daftar tersebut mencantumkan beberapa merek populer, antara lain Toyota, Honda, Mitsubishi, Nissan, dan beberapa merek lain yang tidak disebutkan secara lengkap. Klaim ini menimbulkan kepanikan di kalangan pemilik kendaraan, terutama yang mengandalkan Pertalite sebagai pilihan bahan bakar ekonomis.

Menanggapi viral tersebut, Pertamina melalui juru bicaranya menegaskan bahwa informasi tersebut tidak benar dan merupakan hoaks. Pertamina menyatakan tidak ada kebijakan atau regulasi yang melarang penggunaan Pertalite pada mobil apapun, termasuk merek‑merek yang disebutkan dalam rumor. Bahan bakar Pertalite tetap dapat diisi pada semua jenis kendaraan bermotor yang memenuhi standar teknis mesin, tanpa pengecualian merek.

Dalam pernyataan resminya, Pertamina menekankan bahwa kebijakan terkait bahan bakar hanya mengacu pada spesifikasi teknis, seperti oktan dan kandungan sulfur, bukan pada merek kendaraan. Selama mesin mobil dirancang untuk menggunakan bensin dengan angka oktan 90, maka Pertalite yang memiliki oktan 92 dapat dipakai dengan aman. Pertamina juga mengingatkan konsumen untuk selalu memeriksa rekomendasi bahan bakar pada buku manual kendaraan.

Berikut poin‑poin penting yang disampaikan Pertamina terkait hoaks ini:

  • Tidak ada larangan resmi pengisian Pertalite untuk merek mobil tertentu.
  • Pertalite tetap tersedia di seluruh jaringan SPBU Pertamina dan agen resmi lainnya.
  • Konsumen disarankan memeriksa spesifikasi bahan bakar yang direkomendasikan oleh pabrikan kendaraan.
  • Jika menemukan informasi yang meragukan, sebaiknya cek langsung ke situs resmi Pertamina atau hubungi layanan pelanggan.

Pengguna kendaraan diimbau untuk tidak cepat menyebarkan informasi yang belum terverifikasi. Hoaks semacam ini dapat menimbulkan kebingungan dan mengganggu kepercayaan publik terhadap kebijakan energi nasional. Pertamina menegaskan komitmennya untuk menyediakan bahan bakar yang berkualitas dan transparan dalam penyampaiannya kepada konsumen.