Perhimpunan Guru Ragu pada Klaim Efisiensi BGN dalam Program MBG
Perhimpunan Guru Ragu pada Klaim Efisiensi BGN dalam Program MBG

Perhimpunan Guru Ragu pada Klaim Efisiensi BGN dalam Program MBG

LintasWarganet.com – 21 Juni 2026 | Perhimpunan Guru (P2G) menyatakan keraguan terhadap tuduhan Badan Guru Nasional (BGN) yang mengklaim program Merdeka Belajar Guru (MBG) berjalan secara efisien. P2G menilai besarnya anggaran yang diajukan menunjukkan BGN tidak sungguh‑sungguh melakukan evaluasi terhadap program MBG.

Program MBG, yang diluncurkan pada tahun 2022, bertujuan meningkatkan kompetensi guru melalui pelatihan intensif, materi pembelajaran berbasis digital, serta insentif kinerja. Pemerintah menargetkan anggaran sebesar Rp 5 triliun untuk fase pertama, namun P2G menganggap angka tersebut tidak proporsional dengan hasil yang dapat diukur.

Berikut beberapa poin utama yang disampaikan P2G:

  • Anggaran yang diajukan melebihi estimasi kebutuhan operasional dan pelatihan.
  • Kurangnya mekanisme evaluasi independen untuk menilai dampak MBG pada kualitas pembelajaran.
  • Transparansi penggunaan dana yang belum memadai, sehingga menyulitkan akuntabilitas.
  • Permintaan agar BGN menyediakan laporan terperinci mengenai alokasi dana per wilayah dan per program.

Pihak BGN menanggapi dengan menyebut bahwa alokasi dana telah melalui proses perencanaan yang matang dan bahwa efektivitas program akan dievaluasi pada akhir tahun fiskal. Namun, P2G menegaskan bahwa tanpa data yang dapat diakses publik, klaim efisiensi tetap dipertanyakan.

Kondisi ini menambah tekanan pada pemerintah untuk meningkatkan transparansi dan akuntabilitas dalam pelaksanaan kebijakan pendidikan, khususnya yang melibatkan dana publik dalam skala besar.