Perbanas: Daya Tarik SRBI Picu Persaingan Dana dan Menekan Likuiditas
Perbanas: Daya Tarik SRBI Picu Persaingan Dana dan Menekan Likuiditas

Perbanas: Daya Tarik SRBI Picu Persaingan Dana dan Menekan Likuiditas

LintasWarganet.com – 26 Juni 2026 | Ketua Umum Perhimpunan Bank Nasional (Perbanas), Hery Gunardi, menilai bahwa peningkatan minat investor terhadap Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI) menimbulkan dinamika baru di pasar uang. SRBI, yang menawarkan tingkat imbal hasil lebih tinggi dibandingkan produk simpanan konvensional, kini menjadi pilihan utama bagi institusi keuangan yang mencari alternatif penempatan dana.

  • SRBI menawarkan imbal hasil antara 5%–7% per tahun, lebih tinggi dibandingkan deposito berjangka reguler.
  • Penempatan dana ke SRBI bersifat jangka menengah, biasanya 1–3 tahun, sehingga mengurangi likuiditas jangka pendek bank.
  • Bank harus menyeimbangkan antara kebutuhan likuiditas harian dan keinginan memperoleh dana dengan biaya lebih rendah.

Hery menekankan pentingnya regulasi yang tepat untuk memastikan stabilitas pasar. Ia mengusulkan agar Otoritas Jasa Keuangan (OJK) meningkatkan pemantauan terhadap alokasi dana ke SRBI serta memberikan pedoman yang jelas bagi bank dalam mengelola likuiditas. Dengan demikian, persaingan dana dapat tetap sehat tanpa mengganggu kemampuan bank dalam memenuhi kewajiban harian.

Selain itu, Perbanas berharap bahwa inovasi produk keuangan lain dapat menjadi alternatif bagi investor, sehingga tekanan pada likuiditas tidak terpusat pada satu instrumen saja. Diversifikasi produk keuangan diharapkan dapat menstabilkan arus dana serta mendukung pertumbuhan ekonomi secara berkelanjutan.