Penggunaan 10 Juta Ton Biomassa Diklaim Hasilkan Nilai Ekonomi Rp 11 Triliun
Penggunaan 10 Juta Ton Biomassa Diklaim Hasilkan Nilai Ekonomi Rp 11 Triliun

Penggunaan 10 Juta Ton Biomassa Diklaim Hasilkan Nilai Ekonomi Rp 11 Triliun

LintasWarganet.com – 05 Juni 2026 | Penggunaan biomassa sebesar 10 juta ton per tahun diproyeksikan dapat menambah nilai ekonomi nasional hingga Rp 11 triliun. Pemerintah dan sejumlah lembaga riset menilai bahwa skala pemanfaatan ini tidak hanya meningkatkan pendapatan, tetapi juga berkontribusi signifikan dalam mengurangi emisi karbon.

Berikut rangkuman manfaat utama yang diharapkan:

  • Nilai ekonomi: Rp 11 triliun per tahun, mencakup pendapatan dari produksi energi, pupuk organik, dan produk turunan lainnya.
  • Pengurangan emisi: Sekitar 12 juta ton CO2 dapat dihindarkan, setara dengan pengurangan emisi dari ribuan kendaraan bermotor.
  • Penciptaan lapangan kerja: Diperkirakan menambah hingga 150.000 tenaga kerja langsung dalam rantai nilai biomassa.

Data perkiraan di atas dirangkum dalam tabel berikut:

Aspek Perkiraan
Ton biomassa terpakai 10.000.000 ton/tahun
Nilai ekonomi Rp 11 triliun/tahun
Reduksi CO2 12.000.000 ton/tahun
Lapangan kerja ~150.000 orang

Potensi sumber biomassa meliputi limbah pertanian, kayu hasil hutan terkelola, serta sisa industri. Pemanfaatan secara terintegrasi diharapkan dapat menstimulasi sektor energi terbarukan, mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil, dan memperkuat kemandirian energi nasional.

Namun, realisasi target tersebut memerlukan dukungan kebijakan yang konsisten, investasi infrastruktur pengolahan, serta standar kualitas biomassa yang jelas. Tantangan utama meliputi logistik pengumpulan, teknologi konversi yang efisien, dan penjaminan pasar bagi produk akhir.

Jika semua faktor tersebut dapat dikelola dengan baik, manfaat ekonomi dan lingkungan dari biomassa berpotensi menjadi pendorong pertumbuhan berkelanjutan bagi Indonesia.