Pemprov Jambi Manfaatkan Siaran Piala Dunia 2026 untuk Penguatan Ekonomi
Pemprov Jambi Manfaatkan Siaran Piala Dunia 2026 untuk Penguatan Ekonomi

Pemprov Jambi Manfaatkan Siaran Piala Dunia 2026 untuk Penguatan Ekonomi

LintasWarganet.com – 06 April 2026 | Pemerintah Provinsi Jambi berencana memanfaatkan siaran Piala Dunia FIFA 2026 yang akan ditayangkan oleh TVRI sebagai pendorong utama pertumbuhan ekonomi daerah. Inisiatif ini dipaparkan oleh Asisten Gubernur bidang Perekonomian Jambi dalam sebuah rapat koordinasi pada awal pekan ini.

Strategi utama mencakup pengintegrasian produk dan layanan lokal ke dalam jeda iklan serta program pendukung selama siaran, sehingga jutaan penonton domestik dan internasional dapat dikenalkan pada potensi ekonomi Jambi.

Langkah-langkah konkret

  • Promosi produk lokal pada slot iklan TVRI, meliputi makanan khas, kerajinan tangan, dan hasil pertanian.
  • Pengembangan wisata olahraga dengan paket tur menonton Piala Dunia yang mencakup kunjungan ke stadion lokal, museum sepak bola, dan destinasi alam Jambi.
  • Pelatihan UMKM dalam pemasaran digital dan produksi konten video pendek untuk menarik perhatian penonton.
  • Kolaborasi sponsor nasional dan internasional untuk mendanai acara pendukung, seperti turnamen futsal amatir dan klinik sepak bola bagi pelajar.
  • Peningkatan infrastruktur media daerah, termasuk upgrade stasiun radio dan kanal streaming lokal yang akan menyiarkan highlight pertandingan.

Proyeksi dampak ekonomi

Bidang Target Peningkatan (Rp Miliar)
UMKM 150
Pariwisata 200
Media Lokal 80
Investasi Sponsor 120

Selain manfaat ekonomi, inisiatif ini juga diharapkan menumbuhkan semangat olahraga di kalangan masyarakat Jambi, khususnya generasi muda. Sekolah‑sekolah dan klub sepak bola lokal akan dilibatkan dalam program edukasi tentang nilai sportivitas, kesehatan, dan peluang karier di industri olahraga.

Pemprov Jambi menegaskan komitmen untuk terus mengoptimalkan peluang besar ini, menjadikan Piala Dunia 2026 bukan sekadar ajang hiburan, melainkan motor penggerak pembangunan berkelanjutan bagi provinsi.