Pemerintah Didesak Buka Rekrutmen CPNS Guru, PGRI Minta Perbaikan Kesejahteraan

LintasWarganet.com – 18 April 2026 | Serikat Guru Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) kembali menekan pemerintah untuk membuka kembali proses rekrutmen Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) khusus guru. PGRI menilai bahwa penutupan jalur CPNS sejak 2022 menimbulkan tekanan berat pada tenaga pendidik, terutama mengingat skema PPPK paruh waktu yang masih dipertahankan.

Dalam pernyataan resmi yang dirilis pada tanggal 26 April 2024, PGRI menegaskan bahwa ketidakpastian status kepegawaian mengganggu kesejahteraan guru serta kualitas pembelajaran. Organisasi tersebut menuntut pemerintah:

  • Segera membuka kembali jalur rekrutmen CPNS guru di semua tingkatan, mulai dari SD hingga perguruan tinggi.
  • Menghentikan atau mengkaji ulang skema PPPK paruh waktu yang dianggap tidak menjamin kepastian kerja dan tunjangan yang layak.
  • Meningkatkan paket kesejahteraan, termasuk tunjangan jabatan, tunjangan keluarga, serta fasilitas pensiun yang memadai.

PGRI juga menyoroti bahwa banyak guru yang masih bekerja di luar jabatan fungsional karena keterbatasan lowongan CPNS. Hal ini berdampak pada motivasi kerja serta menurunkan produktivitas di kelas.

Berbagai pihak menanggapi seruan tersebut. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) menyatakan akan meninjau kembali kebijakan rekrutmen dan menyiapkan rekomendasi bagi presiden. Namun, pihak kementerian belum memberikan jadwal pasti pembukaan kembali seleksi CPNS.

Pengamat pendidikan menilai bahwa langkah membuka kembali CPNS guru dapat menstabilkan tenaga pengajar, sekaligus meningkatkan kualitas pendidikan nasional. Di sisi lain, penutupan skema PPPK paruh waktu memerlukan penyesuaian anggaran dan regulasi yang tidak dapat dilakukan dalam waktu singkat.

Dengan tekanan yang terus meningkat dari serikat guru, organisasi profesi, serta masyarakat, pemerintah diharapkan dapat merumuskan kebijakan yang seimbang antara kebutuhan tenaga pengajar dan keterbatasan fiskal negara.