Pembangunan Sekolah Rakyat di Bengkulu Lampaui Target, Progres Tembus 53 Persen

LintasWarganet.com – 11 Mei 2026 | PT PP (Persero) Tbk (PTPP) melaporkan pencapaian signifikan dalam proyek pembangunan Sekolah Rakyat di Provinsi Bengkulu yang dikerjasamakan dengan Kementerian Pekerjaan Umum (PU). Pada fase evaluasi terbaru, progres fisik proyek telah mencapai 53 persen, melampaui target yang ditetapkan dalam periode awal pelaksanaan.

Proyek ini merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk meningkatkan akses pendidikan di daerah terpencil dan memperkuat infrastruktur pendidikan dasar. Sebanyak 150 sekolah rakyat direncanakan akan dibangun atau direnovasi dalam rentang waktu lima tahun, dengan total anggaran sekitar Rp 2,1 triliun.

Berikut rincian capaian hingga saat ini:

Komponen Target Realisasi Persentase
Jumlah sekolah yang direncanakan 150 80 53%
Anggaran yang dialokasikan Rp 2,1 triliun Rp 1,12 triliun 53%

Beberapa faktor yang berkontribusi pada percepatan ini antara lain penyelesaian struktur bangunan utama lebih cepat dari jadwal, koordinasi efektif antara tim lapangan PTPP dan pihak Kementerian PU, serta penggunaan material lokal yang mempercepat proses pengadaan.

Progres 53 persen mencakup selesainya pembangunan pondasi, dinding, dan atap pada lebih dari setengah jumlah sekolah. Saat ini, tahap interior seperti instalasi listrik, sanitasi, serta penyediaan peralatan belajar sedang dalam proses penyelesaian.

Manajemen proyek menargetkan pencapaian 75 persen progres pada kuartal ketiga tahun ini, dengan harapan seluruh 150 sekolah selesai tepat waktu pada akhir tahun 2027. Penyelesaian penuh diharapkan dapat menampung lebih dari 30.000 siswa, meningkatkan rasio guru‑siswa, dan mendukung pemerataan kualitas pendidikan di seluruh provinsi Bengkulu.

Selain manfaat langsung bagi dunia pendidikan, proyek ini diharapkan memicu pertumbuhan ekonomi lokal melalui penciptaan lapangan kerja bagi tenaga kerja konstruksi, penyediaan bahan bangunan dari UMKM daerah, serta peningkatan permintaan akan layanan pendukung lainnya.