Orang tua terlibat sejak awal dalam pendidikan anak di era digital
Orang tua terlibat sejak awal dalam pendidikan anak di era digital

Orang tua terlibat sejak awal dalam pendidikan anak di era digital

LintasWarganet.com – 02 Mei 2026 | Di era digital yang semakin maju, peran orang tua dalam proses belajar anak tidak lagi dapat dianggap sekadar pengawas. Menurut psikolog klinis anak dan remaja Gisella Tani Pratiwi, M.Psi, keterlibatan orang tua sejak dini menjadi kunci utama agar anak dapat memanfaatkan teknologi secara optimal dan aman.

Berikut beberapa langkah konkret yang dapat diterapkan oleh orang tua dalam mendampingi pendidikan digital anak:

  • Mengenal platform belajar: Orang tua harus familiar dengan aplikasi atau situs edukatif yang dipakai anak, termasuk memahami cara kerja, konten yang disajikan, serta kebijakan privasi.
  • Menetapkan batasan waktu: Buat aturan penggunaan perangkat digital, misalnya tidak lebih dari dua jam per hari, dengan jeda istirahat setiap 30 menit untuk mengurangi kelelahan mata.
  • Berpartisipasi aktif: Ikuti kegiatan belajar anak, ajak berdiskusi tentang materi yang dipelajari, dan beri umpan balik yang konstruktif.
  • Menjaga keamanan siber: Ajarkan anak tentang pentingnya menjaga data pribadi, tidak mengunggah informasi sensitif, serta menghindari interaksi dengan orang asing secara online.
  • Mendorong kreativitas: Manfaatkan aplikasi yang mendukung pembuatan konten, seperti coding sederhana, desain grafis, atau produksi video, sehingga anak tidak hanya menjadi konsumen tetapi juga pencipta.

Gisella menekankan bahwa keterlibatan orang tua bukan berarti mengendalikan sepenuhnya, melainkan menjadi fasilitator yang memberi arahan dan dukungan emosional. Anak yang merasa didampingi cenderung memiliki motivasi belajar yang lebih tinggi dan mengembangkan kebiasaan digital yang sehat.

Selain aspek teknis, aspek psikologis juga penting. Orang tua perlu memperhatikan tanda-tanda stres atau kecanduan gadget pada anak, seperti perubahan pola tidur, penurunan konsentrasi, atau isolasi sosial. Jika ditemukan, sebaiknya lakukan evaluasi bersama tenaga profesional.

Dengan sinergi antara orang tua, pendidik, dan teknologi, generasi masa depan dapat tumbuh menjadi individu yang cerdas, kritis, dan bertanggung jawab dalam mengelola dunia digital.