NASA Rencanakan Tiga Misi Bulan Sebelum 2026
NASA Rencanakan Tiga Misi Bulan Sebelum 2026

NASA Rencanakan Tiga Misi Bulan Sebelum 2026

LintasWarganet.com – 27 Mei 2026 | Badan Penerbangan dan Antariksa Amerika Serikat (NASA) mengumumkan rencana ambisius untuk meluncurkan tiga misi ke Bulan sebelum akhir tahun 2026. Langkah ini merupakan bagian inti dari program Artemis, yang bertujuan mengembalikan manusia ke permukaan Bulan dan mempersiapkan eksplorasi lebih jauh ke Mars.

Rangkaian tiga misi tersebut meliputi:

  • Artemis I – Misi tanpa awak yang menguji roket Space Launch System (SLS) dan modul Orion dalam perjalanan mengelilingi Bulan. Peluncuran dijadwalkan pada akhir 2023 dan berfungsi sebagai verifikasi sistem utama.
  • Artemis II – Misi berawak pertama yang akan membawa empat astronot mengorbit Bulan. Diharapkan peluncuran pada tahun 2024, misi ini menandai kembali kehadiran manusia di luar orbit Bumi sejak program Apollo.
  • Artemis III – Misi pendaratan manusia di daerah kutub selatan Bulan, menargetkan akhir 2025 atau awal 2026. Astronot akan turun menggunakan modul penurunan yang diproduksi secara komersial, dengan dukungan stasiun lunar Gateway sebagai titik perhentian.

Selain tiga misi utama, NASA juga merencanakan peluncuran satelit ilmiah dan demonstrasi teknologi di orbit lunar untuk mendukung riset sumber daya air, habitat berkelanjutan, dan sistem energi terbarukan. Kerjasama dengan perusahaan swasta seperti SpaceX, Blue Origin, dan Lockheed Martin diharapkan mempercepat pengembangan modul pendaratan dan sistem dukungan kehidupan.

Anggaran keseluruhan program Artemis diperkirakan mencapai lebih dari US$ 35 miliar hingga 2026, dengan sebagian dana dialokasikan untuk infrastruktur Gateway, pengembangan roket SLS, dan riset material tahan radiasi. Pemerintah AS menegaskan bahwa investasi ini tidak hanya memperkuat posisi Amerika dalam kompetisi antariksa, tetapi juga menciptakan lapangan kerja teknologi tinggi di dalam negeri.

Jika semua jadwal berjalan sesuai rencana, NASA akan berhasil menandai kembali kehadiran manusia di Bulan dalam rentang tiga tahun, membuka jalan bagi misi berawak ke Mars yang ditargetkan pada dekade berikutnya.