Menteri ESDM Usulkan Anggaran Rp 815,56 Miliar untuk Konversi Kompor Listrik
Menteri ESDM Usulkan Anggaran Rp 815,56 Miliar untuk Konversi Kompor Listrik

Menteri ESDM Usulkan Anggaran Rp 815,56 Miliar untuk Konversi Kompor Listrik

LintasWarganet.com – 15 Juni 2026 | Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, mengajukan alokasi anggaran sebesar Rp 815,56 miliar dalam rangka program konversi kompor listrik menjadi kompor berbahan bakar LPG. Pengajuan ini diharapkan dapat memperkuat ketahanan energi rumah tangga serta menstabilkan devisa negara pada tahun anggaran 2027.

Program konversi direncanakan mencakup tiga fase utama:

  1. Pemilihan daerah prioritas dengan tingkat penggunaan listrik rumah tangga tinggi.
  2. Penyediaan subsidi untuk penggantian kompor listrik dengan kompor LPG bersertifikasi.
  3. Pelatihan dan sosialisasi kepada konsumen tentang keamanan dan efisiensi penggunaan LPG.

Berikut perkiraan rincian alokasi anggaran:

Komponen Anggaran (Rp Miliar)
Subsidisasi Kompor LPG 470,00
Logistik & Distribusi 180,56
Sosialisasi & Pelatihan 75,00
Monitoring & Evaluasi 50,00

Dengan konversi ini, pemerintah berharap dapat mengurangi ketergantungan pada listrik untuk kebutuhan memasak, menurunkan beban tarif listrik rumah tangga, serta meningkatkan pendapatan devisa dari impor LPG. Selain itu, program ini selaras dengan upaya transisi energi bersih yang lebih aman dan efisien.

Implementasi direncanakan dimulai pada kuartal pertama tahun 2027, dengan target konversi awal mencapai 5 juta unit kompor dalam dua tahun pertama. Bahlil menegaskan pentingnya koordinasi lintas kementerian serta dukungan dari sektor swasta untuk memastikan kelancaran pelaksanaan program.