Mensos Coret 600 Ribu Penerima Bansos karena Diduga Judi Online
Mensos Coret 600 Ribu Penerima Bansos karena Diduga Judi Online

Mensos Coret 600 Ribu Penerima Bansos karena Diduga Judi Online

LintasWarganet.com – 13 Mei 2026 | Kementerian Sosial (Mensos) mengumumkan pencoretan sekitar 600 ribu penerima bantuan sosial (bansos) yang terindikasi terlibat dalam praktik judi online. Keputusan ini diambil setelah serangkaian verifikasi bersama Pusat Pengawasan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK).

Proses penyaringan melibatkan pengecekan data kependudukan, riwayat transaksi keuangan, serta laporan dari lembaga pengawas. Bila ditemukan pola transaksi yang konsisten dengan aktivitas judi daring, nama penerima akan dimasukkan dalam daftar hitam dan tidak lagi berhak menerima bantuan.

Berikut langkah‑langkah verifikasi yang diterapkan:

  • Pengumpulan data penerima bansos melalui basis data Kementerian Sosial.
  • Sinkronisasi data dengan sistem monitoring PPATK.
  • Analisis pola transaksi mencurigakan pada rekening bank penerima.
  • Pembentukan tim investigasi untuk memastikan indikasi sebelum pencoretan.
  • Pemberitahuan resmi kepada penerima yang terdaftar.

Hasil penyaringan dirangkum dalam tabel berikut:

Tahapan Keterangan
Pengumpulan data Data pribadi dan rekening bank penerima.
Analisis transaksi Deteksi pola judi online menggunakan algoritma PPATK.
Verifikasi akhir Tim investigasi menilai bukti dan membuat rekomendasi.
Pencoretan Nama yang terbukti dicoret dari daftar penerima bansos.

Keputusan ini diharapkan dapat meningkatkan efektivitas penyaluran bansos, memastikan bantuan tepat sasaran, serta memberikan efek jera bagi pelaku judi online. Namun, langkah ini juga menimbulkan kekhawatiran di kalangan penerima yang mengaku tidak terlibat dalam perjudian, sehingga menuntut proses verifikasi yang transparan dan akuntabel.

Pemerintah menegaskan komitmen untuk memperkuat koordinasi antara lembaga terkait, memperluas edukasi anti‑judi, dan menambah mekanisme pemantauan berkelanjutan agar bantuan sosial tetap menjadi instrumen utama penanggulangan kemiskinan.