Menkeu: Bank Dunia, IMF, dan Lembaga Rating Kagumi Strategi Fiskal RI

LintasWarganet.com – 16 April 2026 | Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menggelar pertemuan bilateral dengan perwakilan International Monetary Fund (IMF), Bank Dunia, serta perwakilan lembaga pemeringkat kredit pada tanggal 12 April 2024 di Jakarta. Pertemuan difokuskan pada evaluasi kebijakan fiskal Indonesia dan prospek ekonomi ke depan.

IMF dan Bank Dunia menyampaikan apresiasi terhadap disiplin anggaran yang ditunjukkan pemerintah dalam beberapa tahun terakhir. Kedua lembaga menyoroti tercapainya surplus fiskal, penurunan defisit, serta penurunan rasio utang publik terhadap Produk Domestik Bruto (PDB).

  • Defisit fiskal 2023 tercatat sekitar 4,5 % dari PDB, lebih baik dari target awal.
  • Rasio utang publik turun menjadi 38,5 % PDB, mendekati batas aman 40 % yang ditetapkan pemerintah.
  • Reformasi pajak meningkatkan basis pajak sebesar 7 % dalam dua tahun terakhir.

Lembaga pemeringkat kredit internasional, termasuk Moody’s, Standard & Poor’s, dan Fitch, memberikan outlook stabil dan menurunkan rating risiko Indonesia, menandakan kepercayaan yang meningkat dari pasar global.

Menteri Purbaya menegaskan komitmen pemerintah untuk melanjutkan kebijakan fiskal yang prudent, memperkuat tata kelola keuangan negara, serta meningkatkan alokasi belanja pada infrastruktur strategis, energi terbarukan, dan digitalisasi layanan publik.

Pengakuan positif dari lembaga internasional diharapkan memperkuat sentimen investor, menurunkan biaya pinjaman, dan mempercepat pencapaian target penurunan rasio utang menjadi di bawah 40 % pada akhir 2025.