MBG Disalurkan 5 Hari, Pemerintah Klaim Bisa Hemat Anggaran Rp 20 Triliun
MBG Disalurkan 5 Hari, Pemerintah Klaim Bisa Hemat Anggaran Rp 20 Triliun

MBG Disalurkan 5 Hari, Pemerintah Klaim Bisa Hemat Anggaran Rp 20 Triliun

LintasWarganet.com – 31 Maret 2026 | Pemerintah Indonesia mempercepat penyaluran program Makanan Bergizi (MBG) menjadi hanya 5 hari, dengan tujuan utama mengurangi angka stunting dan mengoptimalkan penggunaan anggaran negara.

Skema baru ini dirancang untuk memperpendek proses distribusi bahan pangan bergizi dari pusat ke daerah, sehingga anak-anak di wilayah rawan gizi dapat menerima bantuan lebih cepat. Dengan mempercepat alur logistik, kementerian terkait memperkirakan dapat menghemat hingga Rp 20 triliun dalam anggaran tahunan.

  • Penyaluran dalam 5 hari dibandingkan sebelumnya yang memakan waktu 10‑14 hari.
  • Penggunaan teknologi informasi untuk pemantauan real‑time.
  • Kolaborasi dengan pemerintah daerah dan lembaga swasta untuk distribusi akhir.

Berikut perkiraan dampak finansial dari skema baru:

Komponen Penghematan (Rp)
Transportasi & logistik 8 triliun
Administrasi & birokrasi 5 triliun
Penyimpanan & gudang 7 triliun
Total 20 triliun

Pemerintah menegaskan bahwa penghematan tersebut tidak mengurangi kualitas bantuan, melainkan meningkatkan efisiensi agar lebih banyak dana dapat dialokasikan untuk program kesehatan lain, seperti imunisasi dan perbaikan sanitasi.

Para ahli gizi menilai bahwa percepatan distribusi sangat penting untuk menurunkan prevalensi stunting, khususnya di daerah dengan akses terbatas. “Waktu adalah faktor krusial dalam intervensi gizi; semakin cepat anak mendapatkan nutrisi yang tepat, semakin besar peluang mereka tumbuh optimal,” ujar Dr. Siti Nurhaliza, pakar gizi dari Universitas Indonesia.

Implementasi skema 5 hari ini akan dimulai pada kuartal kedua tahun ini, dengan target mencakup 30 provinsi pada fase pertama. Pemerintah berharap, selain menghemat anggaran, program ini dapat menjadi model bagi inisiatif sosial lainnya yang mengutamakan efisiensi dan dampak langsung.