Mata Melotot, Tanda Khas pada Gangguan Mata akibat Penyakit Tiroid
Mata Melotot, Tanda Khas pada Gangguan Mata akibat Penyakit Tiroid

Mata Melotot, Tanda Khas pada Gangguan Mata akibat Penyakit Tiroid

LintasWarganet.com – 04 Juni 2026 | Dokter spesialis mata dari Universitas Padjadjaran, dr. Tri Wahyu, Sp.M, menjelaskan bahwa mata melotot atau exophthalmos merupakan salah satu gejala paling menonjol pada pasien yang mengalami gangguan mata akibat penyakit tiroid, terutama pada kondisi hipertiroidisme seperti penyakit Graves.

Gejala utama yang biasanya muncul meliputi:

  • Mata tampak menonjol atau menonjol ke arah luar.
  • Kemerahan dan pembengkakan pada kelopak mata.
  • Keringnya mata, rasa terbakar, atau sensasi berpasir.
  • Penglihatan ganda atau penglihatan kabur.
  • Kesulitan menutup mata secara penuh.

Penanganan gangguan mata tiroid meliputi:

  1. Pengobatan hormonal untuk menstabilkan kadar hormon tiroid, biasanya dengan antithyroid atau terapi radioiodin.
  2. Penggunaan kortikosteroid untuk mengurangi peradangan pada jaringan orbit.
  3. Terapi radiasi eksternal pada kasus yang tidak responsif terhadap obat.
  4. Operasi dekompresi orbit bila tekanan pada mata mengancam fungsi penglihatan.

Penting bagi penderita untuk melakukan pemeriksaan mata secara rutin, termasuk tes fungsi visual, pemeriksaan tekanan intraokular, dan pencitraan MRI atau CT scan orbit bila diperlukan. Deteksi dini dapat mencegah komplikasi serius seperti kebutaan permanen.

Selain pengobatan medis, perubahan gaya hidup juga dapat membantu mengurangi gejala, antara lain menghindari merokok, mengontrol stres, serta mengonsumsi makanan kaya antioksidan.

Dr. Tri Wahyu menekankan bahwa kolaborasi antara dokter endokrinologi dan spesialis mata sangat penting untuk memberikan penanganan yang komprehensif, mengingat gangguan mata tiroid dapat mempengaruhi kualitas hidup secara signifikan.