Kurs Mata Uangnya Sama-sama Lemah di Hadapan Dolar AS, Indonesia‑Filipina Jajaki Skema Barter
Kurs Mata Uangnya Sama-sama Lemah di Hadapan Dolar AS, Indonesia‑Filipina Jajaki Skema Barter

Kurs Mata Uangnya Sama-sama Lemah di Hadapan Dolar AS, Indonesia‑Filipina Jajaki Skema Barter

LintasWarganet.com – 08 Juni 2026 | Nilai tukar rupiah dan peso Filipina terus berada di zona lemah terhadap dolar Amerika Serikat selama beberapa kuartal terakhir. Penurunan tersebut dipicu oleh tekanan inflasi global, kebijakan moneter ketat di Amerika, serta faktor domestik seperti defisit perdagangan dan fluktuasi harga komoditas.

Menanggapi situasi ini, pemerintah Indonesia bersama dengan otoritas perdagangan Filipina mulai merancang mekanisme barter sebagai alternatif dalam transaksi bilateral. Skema barter memungkinkan pertukaran barang langsung tanpa melibatkan konversi mata uang, sehingga mengurangi beban biaya konversi dan risiko nilai tukar.

Beberapa komoditas utama yang dipertimbangkan meliputi:

  • Produk pertanian: beras, kelapa sawit, dan gula dari Indonesia; pisang, kelapa, serta jagung dari Filipina.
  • Produk manufaktur: peralatan elektronik dan mesin ringan Indonesia; tekstil dan barang konsumsi Filipina.

Dengan skema ini, kedua negara berharap dapat menjaga arus perdagangan yang stabil meski nilai tukar tetap tidak menguntungkan. Selain mengurangi kebutuhan cadangan devisa, barter juga diharapkan dapat memperkuat hubungan ekonomi jangka panjang.

Para analis menilai bahwa keberhasilan barter sangat tergantung pada kesepakatan kuantitas dan kualitas barang, serta mekanisme penetapan nilai tukar referensi yang transparan. Jika diterapkan secara tepat, model ini dapat menjadi contoh bagi negara-negara lain di Asia Tenggara yang menghadapi tantangan serupa.