Kopti Cianjur catat kenaikan kedelai lebih terkendali
Kopti Cianjur catat kenaikan kedelai lebih terkendali

Kopti Cianjur catat kenaikan kedelai lebih terkendali

LintasWarganet.com – 07 Juni 2026 | Koperasi Perajin Tahu Tempe Indonesia (Kopti) Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, melaporkan bahwa kenaikan harga kedelai pada kuartal pertama tahun ini masih berada dalam kisaran yang lebih terkendali dibandingkan periode sebelumnya. Data yang dihimpun dari anggota koperasi menunjukkan rata‑rata harga kedelai meningkat sebesar 5,2 % menjadi Rp14.200 per kilogram pada bulan April 2024, dibandingkan kenaikan 9,8 % pada bulan Desember 2023.

Beberapa faktor yang memengaruhi pergerakan harga tersebut antara lain:

  • Ketersediaan pasokan kedelai domestik yang mulai stabil setelah musim panen akhir tahun.
  • Penurunan tarif impor kedelai yang diberlakukan oleh pemerintah untuk menekan inflasi pangan.
  • Peningkatan efisiensi distribusi melalui jaringan koperasi yang lebih luas.

Berikut ringkasan perbandingan harga kedelai dalam tiga bulan terakhir:

Bulan Harga (Rp/kg) Persentase Kenaikan
Desember 2023 13.500 9,8 %
Februari 2024 13.800 2,2 %
April 2024 14.200 5,2 %

Kenaikan harga yang lebih terkendali ini memberikan dampak positif bagi produsen tahu dan tempe di wilayah Cianjur. Harga bahan baku kedelai yang tidak terlalu melambung memungkinkan produsen menjaga margin keuntungan tanpa harus menaikkan harga jual produk akhir secara signifikan.

Selain itu, koperasi berencana meluncurkan program pembelian kolektif kedelai bagi anggotanya pada kuartal berikutnya untuk menambah daya tawar dan mengurangi fluktuasi harga lebih lanjut.