Komunitas ASN Mengajar hadirkan cahaya pendidikan bagi anak marginal
Komunitas ASN Mengajar hadirkan cahaya pendidikan bagi anak marginal

Komunitas ASN Mengajar hadirkan cahaya pendidikan bagi anak marginal

LintasWarganet.com – 25 Mei 2026 | Komunitas ASN Mengajar, sebuah gerakan yang dibentuk oleh para Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk menyalurkan kompetensi mengajar mereka, kembali menorehkan jejak kebaikan dengan menggelar program belajar gratis bagi anak‑anak marginal di Kota Banda Aceh. Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari, mulai 12 hingga 14 April 2024, berhasil menjangkau 78 anak usia 6‑12 tahun yang berasal dari keluarga kurang mampu.

Program ini meliputi sesi pembelajaran dasar seperti membaca, menulis, dan matematika, serta kelas ekstrakurikuler berupa seni rupa, musik, dan permainan edukatif. Seluruh materi disampaikan oleh lebih dari 30 relawan ASN yang berasal dari berbagai instansi, termasuk Kementerian Pendidikan, Dinas Sosial, dan Polri.

  • Pembelajaran akademik: latihan membaca huruf, latihan menulis kalimat sederhana, serta latihan soal matematika dasar.
  • Kegiatan seni dan kreativitas: melukis, membuat kerajinan tangan, serta bernyanyi bersama.
  • Pembinaan karakter: diskusi nilai toleransi, kerja sama, dan rasa tanggung jawab.

Berikut ini ringkasan data partisipasi dalam program:

Kategori Jumlah
Anak peserta 78
Relawan ASN 32
Instansi pendukung 5
Hari pelaksanaan 3

Para orang tua peserta juga menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam. Salah satu ibu, Siti Aisyah, mengatakan, “Anak saya kini lebih semangat belajar dan tidak lagi takut masuk sekolah. Kami sangat berterima kasih kepada para guru sukarelawan.”

Keberhasilan program ini diharapkan dapat direplikasi di kota‑kota lain di Aceh. Komunitas ASN Mengajar berencana mengadakan sesi lanjutan pada akhir tahun 2024, dengan menambah materi STEM (Science, Technology, Engineering, Mathematics) serta memperluas jaringan relawan.

Dengan semangat gotong‑royong dan komitmen tinggi, Komunitas ASN Mengajar terus berupaya menjadikan pendidikan sebagai hak semua anak, tanpa memandang latar belakang ekonomi.