Komisi VII DPR: Pengembangan CNG strategis perkuat ketahanan energi
Komisi VII DPR: Pengembangan CNG strategis perkuat ketahanan energi

Komisi VII DPR: Pengembangan CNG strategis perkuat ketahanan energi

LintasWarganet.com – 29 April 2026 | Wakil Ketua Komisi VII DPR RI, Lamhot Sinaga, menekankan bahwa pengembangan gas alam terkompresi (CNG) menjadi langkah strategis untuk meningkatkan ketahanan energi nasional. Menurutnya, CNG memiliki potensi besar sebagai alternatif bahan bakar yang lebih bersih dan efisien dibandingkan bahan bakar fosil konvensional.

Beberapa poin utama yang disampaikan dalam rapat komisi antara lain:

  • CNG dapat mengurangi ketergantungan pada impor minyak bumi, sehingga memperkuat kemandirian energi Indonesia.
  • Penggunaan CNG di sektor transportasi diproyeksikan dapat menurunkan emisi karbon hingga 30 persen.
  • Pemerintah berencana memperluas jaringan stasiun pengisian CNG di seluruh wilayah, terutama di daerah industri dan perkotaan.
  • Dukungan regulasi dan insentif fiskal akan diberikan untuk produsen dan konsumen CNG, termasuk subsidi tarif dan pembebasan pajak kendaraan.
  • Pengembangan infrastruktur CNG diharapkan selesai dalam lima tahun ke depan, dengan target 1.000 stasiun pengisian pada tahun 2030.

Lamhot Sinaga juga menyoroti tantangan yang perlu diatasi, seperti kebutuhan investasi besar untuk infrastruktur, standar keselamatan yang ketat, serta edukasi masyarakat mengenai manfaat CNG. Ia mengajak semua pemangku kepentingan, termasuk pemerintah daerah, swasta, dan lembaga keuangan, untuk berkolaborasi dalam mewujudkan program ini.

Dengan langkah-langkah tersebut, Komisi VII DPR berharap CNG dapat menjadi pilar utama dalam strategi ketahanan energi Indonesia, sekaligus mendukung upaya pengurangan emisi gas rumah kaca sesuai dengan komitmen negara pada perjanjian iklim internasional.