Komisi VII DPR Desak AK‑Tekstil Solo Luncurkan Inovasi untuk Tingkatkan Kualitas SDM Tekstil
Komisi VII DPR Desak AK‑Tekstil Solo Luncurkan Inovasi untuk Tingkatkan Kualitas SDM Tekstil

Komisi VII DPR Desak AK‑Tekstil Solo Luncurkan Inovasi untuk Tingkatkan Kualitas SDM Tekstil

LintasWarganet.com – 23 Mei 2026 | Komisi VII Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) dalam kunjungan kerja khususnya ke Solo menekankan pentingnya Akademi Komunitas Industri Tekstil (AK‑Tekstil) untuk menggandeng inovasi yang dapat mengangkat standar kompetensi sumber daya manusia (SDM) di sektor tekstil. Permintaan ini muncul di tengah upaya pemerintah memperkuat daya saing industri tekstil nasional, terutama di wilayah Jawa Tengah yang menjadi pusat produksi kain tradisional dan modern.

Dalam rapat koordinasi, anggota Komisi VII menyoroti beberapa tantangan utama yang dihadapi industri tekstil, antara lain kurangnya tenaga kerja terampil, rendahnya adopsi teknologi baru, serta kebutuhan akan produk bernilai tambah tinggi. Untuk mengatasi hal tersebut, Komisi VII menekankan beberapa langkah strategis yang harus dijalankan AK‑Tekstil Solo:

  • Pengembangan kurikulum berbasis teknologi industri 4.0: Integrasi materi tentang otomasi, desain digital, dan manajemen rantai pasok.
  • Peningkatan program magang dan kerjasama dengan perusahaan tekstil lokal: Menyediakan pengalaman kerja nyata bagi mahasiswa.
  • Riset dan pengembangan (R&D) inovatif: Fokus pada serat ramah lingkungan, teknik pewarnaan berkelanjutan, dan material komposit.
  • Pembentukan pusat pelatihan bersertifikat: Menyediakan sertifikasi kompetensi yang diakui secara nasional.
  • Penguatan jejaring alumni dan komunitas industri: Memfasilitasi transfer pengetahuan dan peluang kerja.

Ketua Komisi VII, Nama Ketua, menyatakan bahwa investasi pada kualitas SDM akan menjadi kunci untuk mengurangi ketergantungan pada impor bahan baku serta meningkatkan ekspor produk tekstil Indonesia. “Kami mengharapkan AK‑Tekstil Solo dapat menjadi model inovatif yang dapat direplikasi di daerah lain,” ujarnya.

Direktur AK‑Tekstil Solo, Nama Direktur, menanggapi bahwa institusi siap menyusun roadmap inovasi sesuai arahan DPR. Ia menambahkan bahwa perguruan tinggi telah menyiapkan laboratorium modern dan akan mengundang pakar industri untuk memperkaya materi pembelajaran.

Jika rekomendasi tersebut diimplementasikan, diharapkan dalam lima tahun ke depan jumlah tenaga kerja terampil di sektor tekstil Solo dapat meningkat signifikan, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah melalui penciptaan lapangan kerja berkualitas dan peningkatan nilai ekspor.