Kemensos Jaring 600 Anak Jalanan Jabodetabek Masuk Sekolah Rakyat
Kemensos Jaring 600 Anak Jalanan Jabodetabek Masuk Sekolah Rakyat

Kemensos Jaring 600 Anak Jalanan Jabodetabek Masuk Sekolah Rakyat

LintasWarganet.com – 18 Mei 2026 | Kementerian Sosial (Kemensos) melaporkan berhasil menjaring sekitar 600 anak jalanan serta anak terlantar yang putus sekolah di wilayah Jabodetabek melalui program Sekolah Rakyat. Inisiatif ini bertujuan memberikan akses pendidikan formal kepada mereka yang selama ini terpinggirkan, sekaligus membuka peluang untuk mengurangi angka putus sekolah di kawasan metropolitan.

Program Sekolah Rakyat dijalankan dengan pendekatan multi‑faktor: penyediaan fasilitas belajar, bantuan biaya hidup, serta pendampingan psikososial. Anak‑anak yang terdaftar mendapatkan tempat duduk di sekolah negeri terdekat, seragam, perlengkapan belajar, serta uang saku bulanan untuk mengurangi beban ekonomi keluarga. Selain itu, tim sosial Kemensos melakukan kunjungan rutin ke lokasi penampungan dan titik rawan untuk memastikan keberlanjutan kehadiran siswa di kelas.

Berikut rangkaian kegiatan utama dalam program ini:

  • Pemetaan dan verifikasi data anak jalanan di wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi.
  • Koordinasi dengan Dinas Pendidikan setempat untuk penempatan siswa di Sekolah Rakyat.
  • Penyediaan beasiswa dan bantuan transportasi bagi peserta.
  • Pelatihan keterampilan hidup (life skill) dan konseling psikologis.
  • Monitoring bulanan untuk mengevaluasi tingkat kehadiran dan prestasi akademik.

Keberhasilan program ini diharapkan dapat menjadi model bagi upaya penurunan angka putus sekolah secara nasional, sekaligus memperkuat jaringan perlindungan sosial bagi anak-anak rentan.