Kemenkes Gandeng Industri Perkuat Edukasi Kesehatan Melalui Nutri-Level

LintasWarganet.com – 17 April 2026 | Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menandatangani kerja sama dengan sejumlah perusahaan makanan dan minuman untuk meluncurkan program edukasi publik bernama Nutri-Level. Inisiatif ini bertujuan memberi konsumen informasi yang lebih transparan mengenai kandungan gizi produk, sehingga mereka dapat membuat pilihan makanan yang lebih sehat.

Program Nutri-Level menampilkan label visual yang mudah dipahami, menilai produk berdasarkan lima indikator utama: kalori, gula, lemak jenuh, garam, dan serat. Setiap indikator diberikan skor warna—merah, kuning, atau hijau—yang menandakan tingkat risiko bagi kesehatan. Konsumen cukup melihat label untuk mengetahui apakah suatu produk termasuk pilihan sehat atau tidak.

Kerja sama ini melibatkan tiga pemain industri utama, yaitu PT. Sari Rasa, PT. Sehat Sejahtera, dan PT. Makan Sehat Indonesia. Ketiga perusahaan sepakat untuk menyesuaikan kemasan produk mereka dengan standar Nutri-Level dalam jangka waktu enam bulan ke depan. Kemenkes memberikan panduan teknis serta dukungan kampanye pemasaran untuk meningkatkan kesadaran masyarakat.

Berikut langkah-langkah utama yang akan dilaksanakan dalam program Nutri-Level:

  1. Evaluasi Produk: Tim ahli gizi Kemenkes melakukan analisis laboratorium terhadap produk yang dipilih mitra industri.
  2. Penerapan Label: Produk yang telah memenuhi kriteria akan diberikan label Nutri-Level sesuai skor gizi.
  3. Pelatihan Distributor: Penyuluhan kepada distributor dan penjual ritel tentang cara menjelaskan label kepada konsumen.
  4. Kampanye Publik: Penyebaran materi edukatif melalui media sosial, iklan televisi, dan program di sekolah.
  5. Monitoring & Evaluasi: Pengumpulan data penjualan dan survei perilaku konsumen untuk menilai dampak program.

Data contoh penilaian Nutri-Level pada tiga produk populer dapat dilihat pada tabel berikut:

Produk Kalori Gula Lemak Jenuh Garam Serat Skor Akhir
Snack A Merah Kuning Merah Kuning Hijau 2 Hijau, 3 Merah
Minuman B Kuning Merah Kuning Hijau Hijau 2 Hijau, 2 Kuning, 1 Merah
Sereal C Hijau Kuning Hijau Kuning Hijau 3 Hijau, 2 Kuning

Pemerintah juga berencana memperluas Nutri-Level ke sektor layanan makanan, seperti kantin sekolah dan restoran cepat saji, sehingga standar gizi dapat diterapkan secara lebih luas. Diharapkan, kolaborasi antara pemerintah dan industri ini menjadi model bagi upaya edukasi kesehatan di negara lain.