Kemendikdasmen: Revitalisasi sekolah dongkrak perputaran ekonomi lokal
Kemendikdasmen: Revitalisasi sekolah dongkrak perputaran ekonomi lokal

Kemendikdasmen: Revitalisasi sekolah dongkrak perputaran ekonomi lokal

LintasWarganet.com – 28 Mei 2026 | Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) meluncurkan program revitalisasi sekolah yang ditujukan untuk memperkuat peran institusi pendidikan dalam menggerakkan perekonomian daerah. Program ini dialokasikan dengan dana sebesar Rp8,1 miliar dan akan difokuskan pada sekolah-sekolah di wilayah dengan potensi ekonomi lokal yang belum optimal.

Tujuan utama program meliputi:

  • Meningkatkan kualitas fasilitas belajar yang dapat mendukung kegiatan produksi dan kewirausahaan siswa.
  • Mendorong kemitraan antara sekolah, pelaku usaha kecil menengah (UKM), dan pemerintah daerah.
  • Menstimulasi terciptanya peluang kerja bagi masyarakat sekitar melalui proyek-proyek berbasis sekolah.

Langkah-langkah implementasi mencakup:

  1. Identifikasi sekolah prioritas berdasarkan indikator ekonomi lokal seperti tingkat pengangguran dan jumlah UKM.
  2. Penyediaan renovasi sarana dan prasarana, termasuk laboratorium, bengkel, dan ruang kreatif.
  3. Pelatihan guru dan tenaga kependidikan dalam kurikulum kewirausahaan dan manajemen produksi.
  4. Pembentukan unit kerja bersama antara sekolah dan dinas terkait untuk mengelola proyek ekonomi lokal.

Berikut perkiraan alokasi dana per wilayah yang akan menerima dukungan:

Wilayah Alokasi (Rp)
Jawa Barat 2,1 miliar
Jawa Tengah 1,5 miliar
DI Yogyakarta 800 juta
Jawa Timur 2,0 miliar
Sumatra Barat 600 juta

Dengan mengintegrasikan pendidikan dan ekonomi, diharapkan sekolah tidak hanya menjadi tempat belajar akademik, melainkan juga pusat inovasi yang mampu menambah nilai tambah bagi produk lokal, meningkatkan pendapatan rumah tangga, dan memperkuat daya saing daerah di pasar nasional.