Kaltara Bidik Investor Asing Lewat Kaltara Investment Forum 2026

LintasWarganet.com – 08 Mei 2026 | Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara kembali menyelenggarakan Kaltara Investment Forum (KIF) 2026 sebagai upaya utama menarik minat investor asing. Acara yang digelar di Kota Tanjung Selor ini menampilkan serangkaian agenda yang menyoroti potensi ekonomi regional, kebijakan insentif, serta proyek infrastruktur strategis.

Selama forum, Gubernur Kaltara menekankan bahwa provinsi ini memiliki posisi geografis yang menguntungkan, akses ke jalur laut internasional, serta sumber daya alam melimpah. Pemerintah menargetkan investasi di sektor-sektor berikut:

  • Energi terbarukan, khususnya pembangkit listrik tenaga air dan surya.
  • Industri pertambangan dan pengolahan mineral, dengan fokus pada nikel, tembaga, dan batu bara bersih.
  • Pariwisata ekowisata, memanfaatkan keanekaragaman hayati hutan hujan tropis.
  • Logistik dan pelabuhan, melalui pengembangan Pelabuhan Sampit dan proyek kereta api lintas provinsi.
  • Teknologi informasi dan komunikasi, mendukung startup berbasis digital.

Untuk memperkuat daya tarik, pemerintah provinsi merumuskan paket insentif yang meliputi:

Jenis Insentif Deskripsi
Pembebasan Bea Masuk Penghapusan bea masuk untuk peralatan produksi selama 5 tahun pertama.
Pajak Penghasilan (PPh) Tarif Rendah Penerapan tarif PPh final 0,5% untuk investasi asing di sektor prioritas.
Kemudahan Perizinan Prosedur perizinan terpadu melalui satu pintu elektronik (One-Stop Service).
Fasilitas Lahan Penyediaan kawasan industri seluas 500 hektar dengan infrastruktur lengkap.

Selain itu, Kaltara menyiapkan program pelatihan tenaga kerja lokal yang berfokus pada keahlian teknis dan manajerial, guna memastikan ketersediaan sumber daya manusia yang kompeten bagi investor.

Representatif dari beberapa perusahaan multinasional, termasuk dari Jepang, Korea Selatan, dan Uni Emirat Arab, menyatakan ketertarikan mereka untuk menjajaki peluang investasi di Kalimantan Utara. Mereka menilai bahwa kebijakan insentif yang fleksibel serta komitmen pemerintah dalam penyediaan infrastruktur menjadi faktor penentu dalam keputusan investasi.

KIF 2026 diharapkan menjadi momentum penting bagi Kaltara dalam mempercepat pertumbuhan ekonomi, menciptakan lapangan kerja, dan meningkatkan kontribusi provinsi terhadap Produk Domestik Bruto nasional.