Inilah Enam Pilihan Mobil Bekas MPV di Bawah Rp 100 Juta Awal April 2026
Inilah Enam Pilihan Mobil Bekas MPV di Bawah Rp 100 Juta Awal April 2026

Inilah Enam Pilihan Mobil Bekas MPV di Bawah Rp 100 Juta Awal April 2026

LintasWarganet.com – 12 April 2026 | Awal April 2026, konsumen Indonesia yang mengincar kendaraan keluarga dengan anggaran terbatas semakin tertarik pada pasar mobil bekas. Kendaraan multi-purpose vehicle (MPV) menjadi pilihan utama karena ruang kabin yang lega, fleksibilitas tempat duduk, dan konsumsi bahan bakar yang relatif irit. Dengan harga di bawah Rp 100 juta, terdapat beberapa model 2016 yang masih layak dipertimbangkan. Berikut enam rekomendasi MPV bekas yang menawarkan nilai ekonomis, keandalan mesin, dan biaya perawatan yang ringan.

1. Toyota Calya (2016)

Toyota Calya menempati posisi kuat di segmen MPV kecil berharga terjangkau. Ditenagai mesin 1.2 L 3NR‑VE, Calya menghasilkan 88 PS dan torsi 108 Nm, cukup untuk mengangkut tujuh penumpang dalam kondisi perkotaan. Konsumsi bahan bakar berkisar 14–19 km/liter, menjadikannya hemat di era BBM non‑subsidi.

  • Harga pasar bekas: Rp82‑105 juta
  • Kapasitas penumpang: 7 orang
  • Kelebihan: kabin lega, suku cadang melimpah
  • Kekurangan: suspensi belakang cenderung amblas bila penuh muatan

2. Daihatsu Sigra (2016)

Daihatsu Sigra adalah saudara kembar Calya dengan dimensi serupa namun pilihan mesin yang lebih fleksibel. Varian 1.0 L 1KR‑VE menghasilkan 67 PS, sedangkan 1.2 L 3NR‑VE menghasilkan 88 PS. Kedua varian menawarkan konsumsi hingga 20 km/liter untuk mesin 1.0 L.

  • Harga pasar bekas: Rp80‑100 juta
  • Kapasitas penumpang: 7 orang
  • Kelebihan: harga paling bersahabat di kelasnya
  • Kekurangan: fitur keselamatan pada tipe terendah masih minim

3. Suzuki Ertiga (2016)

Suzuki Ertiga dikenal dengan kenyamanan suspensi dan kebisingan interior yang rendah. Mesin 1.4 L K14B menghasilkan 95 PS dan torsi 130 Nm, cocok untuk perjalanan jauh maupun penggunaan harian. Konsumsi bahan bakar berada pada kisaran 14‑18 km/liter.

  • Harga pasar bekas: Rp105‑125 juta (beberapa varian sedikit di atas Rp100 juta, namun unit dengan kilometer rendah masih dapat ditemukan di bawah Rp100 juta)
  • Kapasitas penumpang: 7 orang
  • Kelebihan: kabin senyap, suspensi nyaman
  • Kekurangan: radius putar yang relatif besar

4. Honda Mobilio (2016)

Honda Mobilio menawarkan kombinasi performa dan efisiensi yang menarik. Mesin 1.5 L i‑VTEC menghasilkan 118 PS, menjadikannya yang terkuat di antara MPV LCGC. Konsumsi bahan bakar berada di kisaran 14‑17 km/liter.

  • Harga pasar bekas: Rp95‑135 juta (unit dengan kilometer rendah dan kondisi prima masih dapat ditemukan di bawah Rp100 juta)
  • Kapasitas penumpang: 7 orang
  • Kelebihan: tenaga mesin tinggi, handling lincah
  • Kekurangan: ground clearance rendah, rawan gas‑ruk di jalan bergelombang

5. Honda Brio (2016) – Versi MPV Mini

Walaupun secara resmi dikategorikan city car, varian Honda Brio Satya keluaran 2016 dengan transmisi CVT dan ruang bagasi yang dimodifikasi oleh pemilik sering dipakai sebagai MPV mini. Mesin 1.2 L L12B menghasilkan 90 PS dan konsumsi 16‑21 km/liter.

  • Harga pasar bekas: Rp95‑115 juta
  • Kapasitas penumpang: 5 orang (dengan penataan kursi fleksibel dapat menampung barang lebih banyak)
  • Kelebihan: lincah di perkotaan, biaya perawatan rendah
  • Kekurangan: bagasi sempit bila dibutuhkan ruang ekstra

6. Toyota Avanza (2016)

Toyota Avanza tetap menjadi pilihan utama keluarga menengah karena keandalan mesin 1.5 L 2NR‑FE yang menghasilkan 104 PS. Konsumsi bahan bakar berkisar 13‑16 km/liter. Meskipun beberapa varian berada di atas Rp100 juta, banyak unit dengan kilometer rendah dan kondisi baik diperdagangkan di kisaran Rp90‑99 juta.

  • Harga pasar bekas: Rp90‑99 juta
  • Kapasitas penumpang: 7 orang
  • Kelebihan: jaringan layanan luas, nilai jual kembali tinggi
  • Kekurangan: interior sederhana dibanding kompetitor baru

Keseluruhan, keenam model di atas memberikan pilihan beragam bagi pembeli yang menginginkan MPV bekas dengan budget di bawah Rp 100 juta. Faktor utama yang harus dipertimbangkan meliputi kondisi mesin, riwayat servis, serta jarak tempuh. Membandingkan harga antar dealer dan melakukan inspeksi menyeluruh sebelum transaksi dapat mengurangi risiko dan memastikan pembelian yang memuaskan.