Industri Halal Tetap Prospektif Meski Geopolitik Global Bergolak
Industri Halal Tetap Prospektif Meski Geopolitik Global Bergolak

Industri Halal Tetap Prospektif Meski Geopolitik Global Bergolak

LintasWarganet.com – 10 Juni 2026 | Industri halal serta sektor keuangan syariah di Indonesia terus menarik minat investor meskipun kondisi geopolitik dunia sedang tidak stabil.

Berbagai faktor internal, seperti regulasi yang mendukung, infrastruktur digital, dan komitmen pemerintah untuk menjadikan Indonesia sebagai hub halal global, memperkuat kepercayaan pelaku usaha.

Selain itu, persiapan Expo 2026 yang akan digelar di Indonesia membuka peluang signifikan bagi perusahaan lokal dan asing untuk memperluas jaringan pasar.

  • Pasar halal diproyeksikan tumbuh rata‑rata 7‑9% per tahun hingga 2030.
  • Investasi asing ke sektor halal meningkat 15% pada tahun 2023 dibandingkan tahun sebelumnya.
  • Keuangan syariah mencatat pertumbuhan aset bersih sebesar 12% pada kuartal terakhir.

Berikut rangkuman data utama yang menyoroti dinamika industri halal saat ini:

Tahun Nilai Pasar Halal (USD Miliar) Investasi Asing (USD Miliar)
2021 210 3.2
2022 225 3.7
2023 242 4.3

Walaupun konflik geopolitik dapat menimbulkan ketidakpastian dalam rantai pasok global, Indonesia tetap berada pada posisi yang menguntungkan karena kedekatan geografis dengan pasar utama konsumen halal, seperti Timur Tengah, Asia Tenggara, dan Afrika.

Dengan dukungan kebijakan fiskal, insentif pajak, serta program pelatihan bagi UMKM, prospek pertumbuhan industri halal di Indonesia diperkirakan akan tetap kuat dalam jangka menengah.