HRTA Cetak Lonjakan Laba 189 Persen Kuartal I 2026, Pendapatan Tembus Rp 20 Triliun

LintasWarganet.com – 11 Mei 2026 | HRTA (PT Harum Tambang Aset) melaporkan kinerja keuangan yang sangat mengesankan pada kuartal pertama tahun 2026. Laba bersih naik hampir dua kali lipat, yakni 189 % dibandingkan periode yang sama tahun lalu, sementara pendapatan mencapai Rp 20 triliun, melampaui ekspektasi analis.

Lonjakan laba tersebut didorong oleh tiga faktor utama: peningkatan produksi emas, efisiensi operasional yang signifikan, dan penjualan strategis produk bernilai tambah. Produksi emas pada kuartal I 2026 tercatat 1,2 juta ons, naik 35 % dari kuartal I 2025, berkat penambahan lini produksi baru di tambang utama perusahaan.

Berikut rangkuman kinerja keuangan HRTA pada kuartal I 2026 dibandingkan kuartal I 2025:

Item Kuartal I 2025 Kuartal I 2026 Perubahan
Pendapatan Rp 11,8 triliun Rp 20,0 triliun +69 %
Laba Bersih Rp 1,5 triliun Rp 4,2 triliun +189 %
Margin Laba Bersih 12,7 % 21,0 % +8,3 ppt

Strategi perusahaan yang berperan penting mencakup diversifikasi produk, peningkatan teknologi penambangan, dan penekanan pada praktik pertambangan berkelanjutan. HRTA juga memperkuat jaringan penjualan internasional, terutama di pasar Asia, yang membantu meningkatkan harga jual emas.

Manajemen menargetkan pertumbuhan pendapatan tahunan sekitar 15 % hingga akhir 2026, dengan rencana ekspansi ke dua lokasi tambang baru yang diperkirakan akan menambah produksi sebesar 500.000 ons per tahun.

Para analis pasar menilai bahwa kinerja kuartal pertama ini meningkatkan kepercayaan investor terhadap HRTA, yang diperkirakan akan menguatkan harga saham perusahaan di Bursa Efek Indonesia dalam beberapa bulan ke depan.