Harga Gas Industri Naik, Ancaman PHK 55.000 Pekerja, Bahlil Usulkan Formulasi Harga Terjangkau
Harga Gas Industri Naik, Ancaman PHK 55.000 Pekerja, Bahlil Usulkan Formulasi Harga Terjangkau

Harga Gas Industri Naik, Ancaman PHK 55.000 Pekerja, Bahlil Usulkan Formulasi Harga Terjangkau

LintasWarganet.com – 25 Juni 2026 | Harga gas industri di Indonesia mengalami kenaikan signifikan dalam beberapa minggu terakhir, memicu kekhawatiran di kalangan produsen dan mengancam stabilitas ribuan lapangan kerja. Kenaikan tersebut dipicu oleh naiknya harga LNG di pasar internasional serta tekanan pada pasokan domestik.

Menanggapi situasi tersebut, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia menegaskan bahwa pemerintah tengah merumuskan kebijakan harga gas industri yang lebih terjangkau. Bahlil menyatakan bahwa upaya ini melibatkan koordinasi lintas kementerian, pemangku kepentingan industri, serta penyedia gas.

  • Peninjauan kembali tarif impor LNG dan penyesuaian bea masuk.
  • Pemberian subsidi atau skema pembiayaan khusus bagi UKM yang terdampak.
  • Peningkatan kapasitas penyimpanan dan distribusi gas domestik.
  • Pengembangan alternatif energi seperti biogas dan hidrogen untuk mengurangi ketergantungan pada gas fosil.
  • Kolaborasi dengan sektor swasta dalam riset efisiensi penggunaan gas.

Selain langkah-langkah teknis, Kementerian ESDM juga berencana mengoptimalkan regulasi pajak energi guna mengurangi beban biaya produksi. Bahlil menambahkan bahwa pemerintah akan terus memantau dinamika pasar dan siap melakukan penyesuaian kebijakan secara cepat bila diperlukan.

Dengan formulasi harga yang lebih kompetitif, diharapkan industri dapat mempertahankan operasionalnya tanpa harus melakukan pemutusan hubungan kerja secara massal. Pemerintah berharap kebijakan ini tidak hanya menstabilkan pasar gas, tetapi juga mendukung pertumbuhan ekonomi nasional serta melindungi kesejahteraan jutaan pekerja.