Guru Besar UPI: Potensi Besar MBG Jika Dikelola Transparan
Guru Besar UPI: Potensi Besar MBG Jika Dikelola Transparan

Guru Besar UPI: Potensi Besar MBG Jika Dikelola Transparan

LintasWarganet.com – 22 Mei 2026 | Seorang guru besar Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) menegaskan bahwa program MBG (Masyarakat Berbasis Gizi) memiliki peluang signifikan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, asal dikelola dengan manajemen yang terbuka dan akuntabel. Menurutnya, transparansi dalam alokasi dana, pelaporan hasil, serta pengawasan independen dapat menumbuhkan kepercayaan publik dan meminimalkan risiko penyalahgunaan sumber daya.

Selain itu, beliau menyoroti pentingnya Biro Gizi Nasional (BGN) untuk memprioritaskan kelompok rentan, seperti anak-anak, ibu hamil, dan lansia, agar manfaat program dapat tepat sasaran dan menghasilkan dampak yang maksimal. Tanpa fokus pada segmen paling membutuhkan, program berisiko menjadi tidak efektif dan tidak berkelanjutan.

Berikut beberapa rekomendasi yang diusulkan oleh sang akademisi:

  • Implementasi sistem pelaporan keuangan berbasis daring yang dapat diakses publik secara real‑time.
  • Pembentukan tim pengawas independen yang melibatkan LSM, akademisi, dan perwakilan masyarakat.
  • Penggunaan indikator kinerja yang jelas, misalnya peningkatan status gizi pada anak balita dan penurunan prevalensi anemia pada ibu hamil.
  • Prioritas alokasi dana untuk wilayah dengan tingkat kemiskinan dan kekurangan gizi tertinggi.
  • Peningkatan kapasitas tenaga kerja lapangan melalui pelatihan reguler dan sertifikasi kompetensi.

Dengan menerapkan langkah‑langkah tersebut, program MBG diharapkan tidak hanya meningkatkan indikator gizi nasional, tetapi juga memperkuat sistem kesehatan berbasis komunitas yang berkelanjutan.