Gelar Lomba Karya Tulis Jurnalistik MH Thamrin 2026, PWI Jaya & Bank Jakarta Hadirkan Kategori Khusus Literasi Keuangan
Gelar Lomba Karya Tulis Jurnalistik MH Thamrin 2026, PWI Jaya & Bank Jakarta Hadirkan Kategori Khusus Literasi Keuangan

Gelar Lomba Karya Tulis Jurnalistik MH Thamrin 2026, PWI Jaya & Bank Jakarta Hadirkan Kategori Khusus Literasi Keuangan

LintasWarganet.com – 25 Juni 2026 | Bank Jakarta bekerja sama dengan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Cabang Jaya kembali menggelar Lomba Karya Tulis Jurnalistik MH Thamrin 2026 dengan menambahkan kategori khusus yang berfokus pada literasi keuangan. Kompetisi ini bertujuan meningkatkan pemahaman publik tentang konsep keuangan pribadi, investasi, dan perencanaan keuangan melalui karya jurnalistik yang inovatif.

Berbagai media, baik cetak maupun digital, diundang untuk mengirimkan artikel, opini, atau laporan khusus yang mengangkat tema edukasi keuangan. Penyelenggara menargetkan para jurnalis, mahasiswa jurnalistik, dan penulis lepas yang memiliki minat dalam menyampaikan informasi keuangan secara mudah dipahami.

  • Waktu pendaftaran: 1 Juni – 15 Juli 2026
  • Pengumuman finalis: 30 Juli 2026
  • Penghargaan: Total hadiah senilai Rp 50.000.000, termasuk uang tunai, sertifikat, serta kesempatan magang di Bank Jakarta.
  • Kategori khusus: Literasi Keuangan – menilai kemampuan penulis dalam menyederhanakan istilah keuangan dan memberikan tips praktis bagi masyarakat.

Kategori utama tetap mencakup topik kebijakan publik, sosial, dan budaya, sementara penambahan kategori literasi keuangan diharapkan memperkuat peran media dalam edukasi ekonomi masyarakat. Bank Jakarta menegaskan komitmennya untuk meningkatkan kesadaran finansial, sedangkan PWI Jaya melihat kesempatan ini sebagai upaya mempererat hubungan dengan komunitas media dan memperluas cakupan pemberitaan.

Panitia kompetisi juga akan menyelenggarakan webinar dan lokakarya daring bagi peserta, dengan narasumber ahli keuangan, regulator, serta wartawan senior. Kegiatan tersebut dirancang untuk memberikan wawasan praktis, teknik penulisan yang efektif, serta pemahaman regulasi keuangan yang relevan.

Dengan mengintegrasikan literasi keuangan ke dalam lomba karya tulis, diharapkan publik akan lebih mudah mengakses informasi yang dapat membantu mereka membuat keputusan keuangan yang lebih bijak, sekaligus meningkatkan kualitas jurnalisme ekonomi di Indonesia.