ESDM Nilai Koperasi Jadi Penggerak Program 100 GW PLTS

LintasWarganet.com – 24 April 2026 | Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menilai bahwa koperasi memiliki potensi besar untuk menjadi pengelola sekaligus penggerak dalam realisasi Program 100 GW Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) yang menjadi prioritas pemerintah.

Program 100 GW PLTS ditetapkan sebagai bagian dari upaya diversifikasi energi dan pengurangan emisi karbon. Pemerintah menargetkan pemasangan kapasitas terpasang sebesar 100 gigawatt pada akhir tahun 2030, yang memerlukan investasi besar, infrastruktur yang memadai, serta partisipasi luas dari sektor swasta, komunitas, dan lembaga keuangan.

  • Basis kepemilikan kolektif: Anggota koperasi memiliki kepentingan langsung dalam proyek, sehingga meningkatkan keberlanjutan operasional.
  • Akses ke pembiayaan mikro: Koperasi dapat memanfaatkan skema pembiayaan berbasis pemerintah atau lembaga keuangan mikro untuk mendanai instalasi PLTS skala kecil hingga menengah.
  • Kemampuan mengelola aset bersama: Pengelolaan lahan atau atap gedung milik anggota koperasi dapat dioptimalkan untuk pemasangan panel surya.

Beberapa langkah strategis yang disarankan oleh ESDM meliputi:

  1. Identifikasi koperasi potensial di daerah dengan potensi surya tinggi.
  2. Penyusunan panduan teknis dan regulasi yang memudahkan koperasi dalam mengajukan izin dan mengakses insentif tarif.
  3. Pembentukan mekanisme pendanaan bersama, termasuk skema kredit lunak, hibah, atau obligasi hijau khusus koperasi.
  4. Pelatihan teknis bagi anggota koperasi terkait instalasi, operasi, dan pemeliharaan sistem PLTS.
  5. Monitoring dan evaluasi kinerja proyek secara periodik untuk memastikan pencapaian target energi terbarukan.

Implementasi peran koperasi diharapkan dapat mempercepat penetrasi PLTS terutama di daerah pedesaan dan wilayah dengan tingkat elektrifikasi yang masih rendah. Selain meningkatkan ketersediaan listrik bersih, proyek ini juga berpotensi menciptakan lapangan kerja lokal, meningkatkan pendapatan anggota koperasi, serta mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil.

ESDM menegaskan komitmen untuk terus mendukung inisiatif koperasi melalui kebijakan yang inklusif dan pendampingan teknis, sehingga Program 100 GW PLTS dapat tercapai tepat waktu.