Ekonom: Mitigasi kenaikan harga BBM perlu lindungi kelompok rentan
Ekonom: Mitigasi kenaikan harga BBM perlu lindungi kelompok rentan

Ekonom: Mitigasi kenaikan harga BBM perlu lindungi kelompok rentan

LintasWarganet.com – 13 Juni 2026 | Kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) kembali menjadi sorotan publik setelah pemerintah mengumumkan langkah-langkah penyesuaian tarif. Kepala Ekonom Permata Bank, Josua Pardede, menekankan bahwa kebijakan mitigasi harus memprioritaskan perlindungan bagi kelompok rentan, seperti pekerja berpendapatan rendah, nelayan, dan pedagang kecil.

Pardede mengingatkan bahwa dampak inflasi dari kenaikan BBM dapat memperburuk beban hidup rumah tangga yang sudah berada di ambang kemiskinan. Ia menyarankan pemerintah untuk mengimplementasikan serangkaian kebijakan komprehensif, antara lain:

  • Subsidi langsung atau voucher energi bagi keluarga berpendapatan di bawah garis kemiskinan.
  • Penguatan program bantuan sosial yang terintegrasi dengan sektor transportasi, seperti subsidi transportasi umum.
  • Peningkatan tarif listrik secara bertahap dan disertai program efisiensi energi untuk rumah tangga berpendapatan rendah.
  • Pengembangan alternatif energi terbarukan yang dapat menurunkan ketergantungan pada BBM.

Selain langkah-langkah finansial, Pardede menekankan pentingnya transparansi dalam mekanisme penetapan harga BBM. Menurutnya, publik perlu memahami faktor-faktor yang memengaruhi harga, termasuk fluktuasi pasar internasional dan kebijakan pajak.

Ia juga mengingatkan bahwa kebijakan mitigasi yang tidak tepat sasaran dapat menimbulkan distorsi pasar dan mengurangi kepercayaan konsumen. Oleh karena itu, pemerintah disarankan untuk melakukan evaluasi berkala dan melibatkan lembaga independen dalam proses monitoring.

Secara keseluruhan, Pardede berpendapat bahwa kebijakan penyesuaian harga BBM harus seimbang antara kebutuhan fiskal negara dan kepentingan sosial, terutama perlindungan kelompok rentan yang paling terdampak oleh inflasi energi.