BPJPH Dorong KEK Industri Halal Sidoarjo Raup Investasi Rp 97,8 Triliun hingga 2054

LintasWarganet.com – 21 April 2026 | Badan Pengawas Jaminan Halal (BPJPH) bersama pemerintah daerah Sidoarjo mempercepat pembangunan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Industri Halal yang diproyeksikan mengumpulkan investasi sebesar Rp 97,8 triliun hingga tahun 2054.

Proyek ini mencakup pembangunan fasilitas produksi, pusat riset, serta infrastruktur pendukung yang ditujukan untuk memperkuat rantai nilai industri halal di Indonesia, mulai dari bahan baku hingga produk jadi.

Berikut adalah beberapa poin utama yang diharapkan tercapai:

  • Investasi total diperkirakan mencapai Rp 97,8 triliun.
  • Target penyerapan tenaga kerja mencapai lebih dari 150.000 pekerja dalam fase pertama.
  • Pembentukan lebih dari 2.000 unit usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang berbasis halal.
  • Peningkatan ekspor produk halal dengan nilai tambah yang signifikan.

Data perkiraan investasi dan pencapaian dapat dilihat pada tabel berikut:

Tahun Investasi (Triliun Rp) Tenaga Kerja (Juta)
2024‑2029 15,0 0,5
2030‑2039 35,0 0,8
2040‑2054 47,8 0,9

Dengan dukungan regulasi yang jelas dan insentif fiskal, KEK Industri Halal diharapkan menjadi magnet bagi investor domestik maupun asing yang ingin mengembangkan produk sesuai standar halal internasional.

Selain meningkatkan kontribusi ekonomi regional, proyek ini juga sejalan dengan visi pemerintah untuk menjadikan Indonesia sebagai pusat industri halal global.