BP BUMN Percepat Pembangunan Sekolah Rakyat untuk Pemerataan Akses Pendidikan
BP BUMN Percepat Pembangunan Sekolah Rakyat untuk Pemerataan Akses Pendidikan

BP BUMN Percepat Pembangunan Sekolah Rakyat untuk Pemerataan Akses Pendidikan

LintasWarganet.com – 25 Mei 2026 | Badan Pengaturan Badan Usaha Milik Negara (BP BUMN) mengumumkan percepatan program pembangunan Sekolah Rakyat, sebuah inisiatif strategis untuk meningkatkan pemerataan akses pendidikan di seluruh wilayah Indonesia, terutama di daerah terpencil dan kurang berkembang.

Tujuan dan Sasaran Program

Program ini menargetkan pembangunan 500 sekolah baru selama lima tahun ke depan, dengan fokus pada daerah yang belum memiliki fasilitas pendidikan memadai. Setiap sekolah direncanakan dilengkapi dengan ruang kelas modern, laboratorium, perpustakaan, serta sarana olahraga.

Pendanaan dan Kemitraan

BP BUMN mengalokasikan dana sebesar Rp 3 triliun untuk fase pertama, yang akan dibiayai melalui kontribusi BUMN yang menjadi anggota koperasi pendidikan nasional. Selain itu, program ini membuka peluang kemitraan dengan sektor swasta dan lembaga donor untuk menambah sumber daya.

Implementasi dan Jadwal

  • 2024: Penyusunan desain dan perencanaan lokasi
  • 2025: Mulai konstruksi 100 sekolah pertama
  • 2026: Penyelesaian 200 sekolah dan mulai operasional
  • 2027-2029: Penyelesaian sisa 300 sekolah

Dampak yang Diharapkan

Dengan tersedianya fasilitas pendidikan yang memadai, diharapkan angka partisipasi sekolah di daerah terpencil meningkat hingga 25 persen dalam tiga tahun. Selain meningkatkan kualitas sumber daya manusia, program ini juga berpotensi menciptakan lapangan kerja lokal selama fase konstruksi.

Direktur BP BUMN, Budi Santoso, menegaskan: Pembangunan Sekolah Rakyat bukan sekadar membangun gedung, melainkan investasi jangka panjang untuk memperkuat fondasi pendidikan nasional dan mengurangi kesenjangan antar wilayah.