LintasWarganet.com – 22 April 2026 | Badan Gizi Nasional (BGN) baru-baru ini menandatangani kesepakatan kerja sama dengan Perum Percetakan Uang Republik Indonesia (Peruri) guna meningkatkan akuntabilitas dalam proses pengadaan barang dan jasa teknologi informasi.
Kerja sama ini dilatarbelakangi oleh kebutuhan BGN untuk memperkuat mekanisme kontrol internal, menghindari potensi konflik kepentingan, serta memastikan penggunaan anggaran secara optimal. Peruri, sebagai lembaga yang memiliki reputasi kuat dalam bidang keamanan dan integritas dokumen resmi, akan berperan sebagai auditor independen pada setiap tahap pengadaan.
Berikut tahapan utama yang akan dijalankan dalam rangka menjamin transparansi:
- Perencanaan: BGN menyusun kebutuhan IT secara detail dan mengumumkannya kepada publik melalui portal resmi.
- Pengadaan: Semua penawaran vendor akan diproses melalui sistem elektronik yang terintegrasi, dengan catatan lengkap yang dapat diakses oleh Peruri.
- Evaluasi: Tim Peruri akan memverifikasi keabsahan dokumen penawaran, menilai kepatuhan terhadap kriteria teknis, serta menilai aspek harga.
- Pengumuman: Hasil evaluasi akan dipublikasikan secara terbuka, termasuk alasan pemilihan vendor.
- Pengawasan Pasca‑kontrak: Peruri akan melakukan audit rutin selama masa pelaksanaan proyek untuk memastikan kepatuhan kontrak.
Dengan mekanisme ini, BGN berharap dapat mencegah praktik korupsi dan meningkatkan kepercayaan publik terhadap program gizi nasional yang sangat bergantung pada teknologi informasi, seperti sistem pelaporan data gizi dan platform edukasi.
Pejabat BGN menyatakan bahwa kerja sama ini merupakan langkah strategis dalam rangka mewujudkan tata kelola yang bersih dan akuntabel, sejalan dengan komitmen pemerintah untuk meningkatkan transparansi di semua sektor.
LintasWarganet.com Info Update Terpercaya untuk Warganet